JAKARTA, METROSELEBES.COM – Timnas Indonesia tengah di ambang sejarah baru dalam perjalanan mereka menuju pentas dunia.
Menghadapi raksasa Asia, Jepang, dalam laga penentuan Grup Kualifikasi Piala Dunia 2026, skenario luar biasa terbuka lebar bagi skuad Garuda: menang lawan Jepang, dan berharap Vietnam tergelincir saat melawan Malaysia, maka Indonesia bisa naik ke peringkat dua ASEAN!
Pertarungan ini bukan sekadar pertandingan biasa. Dalam unggahan akun fanbase sepakbola nasional @garudafansindonesia, terlihat simulasi perubahan peringkat FIFA yang bisa berdampak besar bagi kedua tim.
Baca Juga: Dua Arah Bintang Lapangan: Takefusa Kubo dan Ole Romeny, Wajah Baru Sepak Bola Asia dan Indonesia
Jika Indonesia (peringkat 116 FIFA) mampu menang, maka akan mendapatkan +21.58 poin FIFA, sementara Jepang (peringkat 17 dunia) akan kehilangan jumlah poin yang sama.
Bahkan hasil imbang pun memberi Indonesia tambahan besar yaitu +9.08 poin.
Prediksi susunan pemain Indonesia menunjukkan komposisi perpaduan pemain muda dan senior yang memiliki pengalaman internasional kuat, seperti Joey Suk (32 tahun), Thom Haye (30 tahun), dan Nathan Tjoe-A-On (23 tahun), serta pemain-pemain naturalisasi lainnya seperti Sandy Walsh, Rafael Struick, dan Ragnar Oratmangoen.
Baca Juga: Egy Maulana Vikri Tak Gentar Hadapi Jepang: Skuad Utama, Kedua, Atau Ketiga, Kami Siap Tempur
Peluang Nyata, Tapi Berat
Di sisi lain, tim Jepang jelas bukan lawan sembarangan.
Dijuluki "King of Asia", Jepang selalu tampil dominan di level Asia dan dunia, dengan skuad penuh pemain top Eropa seperti Takefusa Kubo, Kaoru Mitoma, dan Wataru Endo.
Namun, misi Indonesia tidaklah mustahil.
Dengan dukungan penuh dari suporter dan semangat kebangkitan di bawah pelatih Patrick Kluivert, Indonesia punya peluang besar membuat kejutan dan membungkam para pengkritik.
Jika skenario ideal terjadi — Indonesia menang lawan Jepang dan Vietnam kalah dari Malaysia — maka Garuda bisa menyusul Thailand di posisi kedua peringkat FIFA zona ASEAN, dan otomatis naik posisi dalam klasemen Asia.
Artikel Terkait
Pelatih China Was-Was Hadapi Timnas Indonesia, Sebut GBK Kandang yang Menakutkan
Jejak Nusantara di Liga Belanda: Ole Romeny, Sang Penyerang FC Utrecht Berdarah Medan
Drama 9 Gol! Spanyol Libas Prancis, Lamine Yamal Jadi Pahlawan
Cetak Penalti Penentu Kemenangan, Ole Romeny: Saya Hanya Memikirkan Ibu dan Ayah saya
Garuda Mengudara: Indonesia Tembus Round 4 Kualifikasi Piala Dunia Usai Tumbangkan China
Presiden Prabowo Jamu Timnas Indonesia Usai Kalahkan Timnas China
Erick Thohir Umumkan Dua Laga Uji Coba Timnas Jelang Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Cinta Keluarga di Balik Semangat Merah Putih: Kisah Harmonis Joey Pelupessy
Egy Maulana Vikri Tak Gentar Hadapi Jepang: Skuad Utama, Kedua, Atau Ketiga, Kami Siap Tempur
Dua Arah Bintang Lapangan: Takefusa Kubo dan Ole Romeny, Wajah Baru Sepak Bola Asia dan Indonesia