JAKARTA, METROSELEBES.COM – Kemenangan bersejarah kembali diukir Timnas Indonesia.
Dalam laga dramatis melawan China, skuad Garuda berhasil meraih kemenangan pertama sejak 1987, mengakhiri penantian selama 38 tahun.
Kemenangan ini bukan hanya membanggakan dari sisi sejarah, namun juga memiliki dampak besar terhadap kelanjutan langkah Indonesia di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Baca Juga: Cetak Penalti Penentu Kemenangan, Ole Romeny: Saya Hanya Memikirkan Ibu dan Ayah saya
Garuda resmi melaju ke babak keempat (Round 4) Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah meraih tiga poin krusial dari pertandingan kontra China.
Hasil ini menempatkan Indonesia bersama Arab Saudi sebagai dua tim dari Grup C yang lolos ke babak berikutnya.
Lolosnya Indonesia juga dipastikan setelah Arab Saudi mengalahkan Bahrain dengan skor 2-0.
Babak keempat sendiri akan digelar mulai Oktober 2025 mendatang, di mana Indonesia akan menghadapi dua tim kuat lainnya dengan sistem grup mini.
Baca Juga: Jejak Nusantara di Liga Belanda: Ole Romeny, Sang Penyerang FC Utrecht Berdarah Medan
Target besar pun disematkan: menjadi juara grup untuk mengamankan satu tiket langsung ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Tidak hanya itu, kemenangan ini membawa angin segar untuk peringkat FIFA Timnas Indonesia.
Indonesia mengalami lonjakan dari posisi 122 ke 117 dunia. Poin FIFA Indonesia naik dari 1.114,92 menjadi 1.157,97.
Pencapaian ini mendapat apresiasi luas dari publik.
Artikel Terkait
Tak Hanya Sepak Bola, Joey Pelupessy Juga Punya Suara Emas dan Hati Mulia. Berikut Sisi Lain dari Pelupessy.!!!
Komentar Mbappe Usai PSG Libas Inter 5-0 Dan Raih Treble Winner Liga Champions
Jelang Hadapi China Di GBK, Jay Idzes Tegaskan Timnas Indonesia Tetap Solid Meski Banyak Pemain Absen
Kluivert Yakin Bisa Balaskan Kekalahan Garuda Dari China: Saat Itu Saya Belum di Timnas Indonesia
Jelang Laga Kontra China, Kluivert Waspadai Gaya Bermain Taktikal Tim Lawan
Marselino Absen Lawan China, Kluivert Optimistis: Kami Punya Banyak Pemain Pengganti
Pelatih China Was-Was Hadapi Timnas Indonesia, Sebut GBK Kandang yang Menakutkan
Jejak Nusantara di Liga Belanda: Ole Romeny, Sang Penyerang FC Utrecht Berdarah Medan
Drama 9 Gol! Spanyol Libas Prancis, Lamine Yamal Jadi Pahlawan
Cetak Penalti Penentu Kemenangan, Ole Romeny: Saya Hanya Memikirkan Ibu dan Ayah saya