Mereka juga menemukan barang-barang milik anak-anak, termasuk botol minum anak, dan bekas tempat perlindungan darurat, yang menunjukkan bahwa anak-anak tersebut masih hidup.
Pada tanggal 17 Mei, anjing penyelamat menemukan sepasang gunting di hutan di provinsi Caqueta, yang diduga milik anak-anak korban pesawat jatuh.
Pada hari Kamis, 18 Mei, jejak kaki anak kecil ditemukan, dan tim penyelamat memperkirakan bahwa jejak tersebut berasal dari korban yang selamat.
Akhirnya, pencarian tim membuahkan hasil pada Jumat, 9 Juni 2023. Mereka menemukan keempat anak bersaudara tersebut dan berhasil mengevakuasi mereka dari hutan Amazon di Kolombia.
Menurut tim penyelamat, anak-anak mengalami malnutrisi dan memiliki banyak bekas gigitan serangga pada tubuh mereka, tetapi tidak ada masalah kesehatan yang serius.
Anak-anak itu menceritakan kepada ayahnya bahwa mereka makan buah-buahan Amazon seperti Couma macrocarpa dan Oenocarpus bacaba.
Setelah ditemukan, Presiden Kolombia Gustavo Petro menyatakan bahwa anak-anak tersebut mampu bertahan hidup di hutan belantara berkat pengetahuan mereka sebagai anggota suku pribumi Huitoto.
"Menemukan mereka adalah kebahagiaan bagi seluruh Kolombia," tulis Petro di akun media sosialnya.***
Artikel Terkait
Hingga Meninggal Soeharto Ogah Bertemu 2 Tokoh Ini, Padahal Dulu Orang Kepercayaannya
Selain Makassar-Masamba, Susi Air Juga Buka 4 Rute Baru ini
Jadwal dan Harga Tiket Susi Air Makassar-Masamba dan 4 Rute Baru Lainnya
Kisah Pedagang Perabotan Keliling, Naik Haji dengan Biaya dari Orang Tak Dikenal
Heboh Tukin PNS Dihapus, Begini Fakta Sebenarnya