Justru yang harus dilakukan adalah memperkuat SOP, inspeksi rutin, dan kesiapan kru."
Sementara itu, data dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mencatat bahwa insiden penerbangan yang signifikan selama 10 tahun terakhir cenderung menurun, terutama setelah peningkatan standar keselamatan maskapai dan pengawasan regulator.
Meskipun ramalan ini belum tentu memiliki dasar ilmiah, tetapi masyarakat diimbau tetap waspada dan bijak dalam merespons.
Jika merasa tidak nyaman, tidak ada salahnya menyesuaikan jadwal perjalanan, namun keputusan terbaik tetap berada di tangan masing-masing individu.
Baca Juga: Simbol Palu Arit Muncul di Palu, Warga Geram: “Luka Lama Terbuka Lagi”
Kesimpulannya, ramalan mencekam dari Hard Gumay ini menyoroti bagaimana masyarakat Indonesia masih memiliki ketertarikan besar terhadap dunia supranatural, namun tetap harus disikapi dengan logika dan kewaspadaan.
Hindari terbang karena ramalan boleh jadi membuat tenang, tetapi jangan lupakan bahwa keselamatan sejati datang dari perencanaan dan kesiapan yang nyata.***