JAKARTA, METROSELEBES.COM - Bank Mandiri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi ekonomi kerakyatan dengan memperkuat peran literasi keuangan dan pengembangan ekosistem wirausaha desa.
Dalam upaya nyata memperkuat ekonomi desa, Bank Mandiri berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Pangan) dalam program pelatihan nasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Pelatihan ini merupakan strategi penguatan kapasitas koperasi desa yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia.
Baca Juga: Serangan Mendadak di Khan Younis: Saraya Al-Quds Klaim Hantam Tentara dan Kendaraan Israel
Kegiatan ini tidak hanya bersifat pelatihan teknis, namun juga menghadirkan tokoh inspiratif Goris Mustaqim—penggerak sosial sekaligus mentor nasional Wirausaha Muda Mandiri (WMM).
Melalui kisah dan pengalamannya, Goris menyampaikan pentingnya membangun ekosistem wirausaha desa yang kolaboratif, berkelanjutan, dan berdampak luas.
Bank Mandiri juga memberikan materi edukatif mengenai literasi dan manajemen keuangan, guna memastikan keberlanjutan dan profesionalitas dalam pengelolaan usaha koperasi serta UMKM desa.
Baca Juga: Gigitan Sepele Bisa Mematikan: 72 Nyawa Melayang Akibat Rabies dalam 6 Bulan
Menurut data OJK 2023, tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia baru mencapai 49,68%, dengan tingkat inklusi keuangan di angka 85,10%.
Angka ini menunjukkan masih adanya kesenjangan antara pemahaman dan akses, terutama di wilayah pedesaan.
Melalui kolaborasi strategis ini, Bank Mandiri percaya bahwa perubahan besar bisa dimulai dari desa, bersama koperasi sebagai motor penggeraknya.
Baca Juga: Momen Haru Pasha Ungu Suapi Sang Ayah, Warganet: Anak Berbakti Itu Rezeki Orang Tua
Inisiatif ini sejalan dengan misi Bank Mandiri untuk mendorong ekonomi lokal yang inklusif dan memberikan ruang bagi setiap potensi untuk tumbuh, terutama dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan dan daya saing wirausaha nasional.***