SURABAYA, METROSELEBES.COM – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat, bersama Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto, meninjau langsung pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 2 dan SMAN 1 Surabaya.
Kunjungan ini bertujuan memastikan SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.
Dalam kunjungannya, Wamen Dikdasmen juga memeriksa kesiapan sistem pendukung serta pelayanan publik yang terlibat dalam proses seleksi tersebut.
Baca Juga: Strategi Baru Presiden Prabowo: Bebaskan Desa dari Rentenir dengan Kopdes Merah Putih
Sebagai bentuk komitmen terhadap inklusivitas, Pemerintah Kota Surabaya turut menyiapkan posko konsultasi baik di tingkat dinas pendidikan maupun di sekolah-sekolah.
Selain itu, sekolah swasta juga dilibatkan secara paralel untuk menampung calon siswa yang belum tertampung di sekolah negeri, guna memberikan akses pendidikan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat.
Langkah ini sejalan dengan semangat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan memperluas kesempatan belajar yang setara bagi semua lapisan masyarakat.***