PADANG PARIAMAN, METROSELEBES.COM – Proyek strategis Dapur MBG (Makanan Bergizi) yang berlokasi di Padang Pariaman, Sumatera Barat, kini telah mencapai progres pembangunan sebesar 85 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2025.
Dapur ini dirancang untuk mampu menyediakan hingga 3.500 porsi makanan bergizi setiap harinya sebagai bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan.
Informasi ini disampaikan langsung dalam kunjungan kerja oleh Kedeputian III Kantor Staf Presiden (KSP) pada Rabu (4/6/2025).
Baca Juga: Rompi Api Sinergi: Sri Mulyani & Sjafrie Jaga Garis Depan Keuangan dan Pertahanan di Nduga
Kunjungan ini menjadi bagian dari pengawasan dan pengendalian pelaksanaan program MBG secara langsung di lapangan.
Program ini merupakan arahan strategis Presiden dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan perbaikan gizi nasional.
Dapur MBG di Padang Pariaman dikelola oleh Yayasan Asmaul Kalidaman yang telah berpengalaman mengelola dapur serupa di Kota Pariaman sejak Januari 2025.
Yayasan ini telah menerapkan sistem dapur berstandar hotel dengan memperhatikan sanitasi, keamanan pangan, serta melibatkan tim pelaksana yang lengkap dan profesional.
Baca Juga: Bendungan Mbay, Solusi Strategis Reduksi Banjir dan Ketahanan Pangan NTT
Standar ini sejalan dengan kriteria Badan Gizi Nasional untuk memastikan setiap porsi makanan memiliki kandungan gizi yang sesuai.
Tidak hanya itu, pada awal Juni 2025, Yayasan ini juga membuka layanan baru di wilayah Padang Timur sebagai langkah ekspansi dari keberhasilan program sebelumnya.
Kantor Staf Presiden (KSP) memastikan akan terus mengawal program MBG ini agar berjalan optimal sesuai arahan Presiden untuk mendukung program pengentasan stunting dan kekurangan gizi yang saat ini masih menjadi tantangan nasional.