nasional

Langkah Emas Menuju Anak Bebas Stunting: Capaian Nyata dan Harapan 2025

Sabtu, 7 Juni 2025 | 20:35 WIB
Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan RI, prevalensi stunting turun dari 21,5% pada tahun 2023 menjadi 19,8% pada tahun 2024. (Instagram kemenkes_ri)

Partisipasi aktif masyarakat, tenaga kesehatan, dan pemangku kebijakan sangat diperlukan agar setiap anak Indonesia bebas dari stunting dan bisa tumbuh optimal menjadi generasi emas bangsa.

Menurut UNICEF Indonesia, anak yang mengalami stunting memiliki risiko lebih tinggi terhadap gangguan perkembangan otak, rendahnya prestasi akademik, hingga rendahnya produktivitas ekonomi saat dewasa.

Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini, dimulai dari masa kehamilan.

Baca Juga: Indonesia Ekspor Jagung ke Malaysia, Bukti Kemandirian Pertanian Nasional

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pun menyatakan bahwa keterlibatan lintas sektor, termasuk pendidikan dan sanitasi, memegang peranan penting dalam mempercepat penurunan stunting di Indonesia.

Dengan strategi yang tepat dan kolaborasi yang kuat, Indonesia semakin dekat dengan visi “Generasi Emas” tahun 2045.

Penurunan angka stunting bukan hanya statistik, tapi harapan nyata untuk masa depan anak bangsa.***

Halaman:

Tags

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB