Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, hingga Selasa (13/5/2025) pukul 06.00 Waktu Arab Saudi (WAS), sebanyak 81.632 jemaah dari 210 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Madinah.
Dari jumlah itu, 17.684 di antaranya adalah jemaah lansia.
Pergerakan dari Madinah ke Makkah juga mulai berlangsung. Sejak 10 Mei 2025, secara bertahap jemaah Gelombang I telah diberangkatkan ke Makkah.
Hingga saat ini, tercatat 13.655 jemaah dari 35 kloter telah tiba di Kota Suci tersebut.
Hari ini, sebanyak 7.181 jemaah dijadwalkan akan mendarat di Bandara AMAA Madinah, tergabung dalam 18 kloter dari berbagai embarkasi seperti Solo (SOC), Jakarta (JKS), Makassar (UPG), dan Surabaya (SUB).
Baca Juga: AS Longgarkan Tarif Impor dari China, E-Commerce Bernapas Lega
Dengan jumlah jemaah yang terus mengalir, baik reguler maupun khusus, Pemerintah menegaskan komitmen untuk menjaga standar layanan, terutama terhadap PIHK yang melayani jemaah dengan biaya lebih tinggi.
Setiap fasilitas yang dijanjikan dalam kontrak PIHK wajib diberikan secara optimal, demi menjamin kenyamanan dan kelancaran ibadah para tamu Allah.
Pemerintah berharap pengawasan ini menjadi jaminan keadilan bagi seluruh jemaah, termasuk mereka yang membayar lebih untuk pelayanan premium.***