Kemhan dan BGN Teken Kerja Sama Strategis untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Militer dan Gizi Nasional

photo author
Abdul Rifai, Metro Selebes
- Jumat, 9 Mei 2025 | 10:16 WIB
Letnan Jenderal TNI Rui F.G.P. Duarte, resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Kamis (8/5/2025). (Instagram kemenpanrb)
Letnan Jenderal TNI Rui F.G.P. Duarte, resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Kamis (8/5/2025). (Instagram kemenpanrb)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM -  Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Letnan Jenderal TNI Rui F.G.P. Duarte, resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Kamis (8/5/2025).

Kerja sama ini difokuskan pada penguatan sumber daya manusia melalui pemantauan kegiatan pendidikan dasar militer dan pelatihan manajerial dalam rangka mendukung program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

Dalam sambutannya, Irjen Kemhan menyatakan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk menyinergikan kompetensi Kemhan dan BGN dalam konteks pembinaan SDM unggul yang berkarakter, disiplin, serta memahami pentingnya gizi dalam pembentukan kualitas sumber daya pertahanan negara.

Baca Juga: PANRB-KPK Perkuat Sinergi, Wujudkan Tata Kelola SDM yang Bersih dan Profesional

“Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam menjamin kualitas pendidikan dasar militer yang lebih komprehensif, termasuk pembinaan karakter dan ketahanan fisik berbasis pendekatan gizi,” ujar Letjen Duarte.

Ia menambahkan bahwa kerja sama ini dilandaskan pada prinsip kode etik auditor, kemitraan yang setara, serta saling menghormati tugas dan fungsi kelembagaan masing-masing.

Irjen Kemhan juga menegaskan pentingnya menjunjung tinggi etika dalam kerja sama lintas institusi.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Perkuat Hubungan Ekonomi Indonesia-Jepang, Terima Penghargaan dari PM Jepang

Badan Gizi Nasional (BGN) di sisi lain menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya memperluas peran strategis mereka di sektor non-kesehatan, khususnya dalam mendukung kesiapan dan ketahanan personel militer melalui intervensi gizi yang terukur.

Kepala BGN menyebutkan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan data, pelatihan, serta asistensi teknis yang relevan.

Kerja sama lintas sektor seperti ini juga sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam memperkuat sinergi antarinstansi untuk pencapaian tujuan pembangunan nasional yang berkelanjutan, sebagaimana diamanatkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Baca Juga: 5 Juta Kasus Pornografi Anak dan 80 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Indonesia Darurat Ruang Digital Anak!

Langkah ini diyakini akan memberikan dampak positif terhadap upaya pembinaan karakter dan kompetensi generasi muda, baik di lingkungan militer maupun masyarakat sipil, yang menjadi bagian dari program strategis SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rifai

Sumber: Instagram kemenpanrb

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X