“Para penikmat literasi bacaan informatif akan berpikir dan bertindak lebih kritis dibanding mereka yang menghabiskan waktu untuk konten media sosial yang kurang bermanfaat,” ujarnya.
Selain pelatihan jurnalistik dasar, kegiatan ini juga menandai pendirian media online milik DPW LDII Kaltim dan Sekretariat KIM serta LINES Kaltim yang dinamai Dapur KIM.
Media ini akan diluncurkan dengan nama KaltimPro, singkatan dari Kaltim Profesional Religius,” ungkap Krishna. Peresmian KaltimPro dan Dapur KIM ditandai dengan pemotongan pita oleh Rulli Kuswahyudi, disaksikan pengurus DPW LDII Kaltim dan para Wanhat DPW LDII Kaltim.***
Artikel Terkait
Update! Menpan RB Azwar Anas Tetapkan Seleksi CASN 2024 Mulai Dibuka Antara Bulan...