Mengenal Huayue Nickel Cobalt, Perusahaan Nikel Sulawesi Tengah yang Kirim Karyawannya S2 ke China

photo author
Agus Panca Saputra, Metro Selebes
- Rabu, 15 Mei 2024 | 10:36 WIB
INILAH maket pabrik pengolahan nikel  PT Huayue Nickel Cobalt yang terletak di kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. (Agus Panca Saputra)
INILAH maket pabrik pengolahan nikel PT Huayue Nickel Cobalt yang terletak di kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. (Agus Panca Saputra)

 

METROSELEBES.COM – Sulawesi Tengah adalah surganya nikel dunia. Perusahaan-perusahaan besar dari China, Eropa, Amerika dan Australia berbondong-bondong berinvestasi di Negeri Seribu Megalit ini.

Salah satu kawasan industri nikel di Sulawesi Tengah adalah Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang terletak di Kabupaten Morowali, sekitar 16 jam perjalanan darat dari Kota Palu, Ibukota Sulawesi Tengah.

Sebanyak 55 perusahaan berskala besar dunia memiliki pabrik pengolahan nikel di kawasan industri ini.

Baca Juga: Beasiswa Kuliah di Maroko Tahun 2024 Dibuka! Daftar di Pusaka Superapps!

Salah satu perusahaan yang menggelontorkan dana triliunan di Kawasan IMIP adalah PT Huayue Nickel Cobalt.

Anak perusahaan Huayou ini memproduksi nikel dengan teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL) terbesar di dunia.

HPAL merupakan pengolahan dan pemurnian nikel limonit dengan melarutkannya dalam wadah bertekanan atau suhu tinggi (autoclave). Setelah itu, dilakukan proses ekstraksi dari larutan konsentrat untuk mendapat mineral yang lebih murni yakni nikel dan kobalt.

Dalam memproduksi nikel dan kobalt terbaik, PT Huayue Nickel Cobalt mengadopsi teknologi generasi ketiga yang lebih menerapkan konservasi energi dan ramah lingkungan, pemurnian yang lebih komprehensif dengan karakteristik ambang teknis tinggi, serta memiliki dampak signifikan bagi perkembangan industri.

Baca Juga: Kia EV5 : SUV Listrik Canggih dan Hemat untuk Keluarga Milenial Indonesia

Dengan teknologi yang semakin canggih ini, PT Huayue Nickel Cobalt telah memperoleh rekor dunia untuk smelter dengan skala terbesar, paling ramah lingkungan, konstruksi tercepat, dan periode ramp-up terpendek di antara proyek serupa.

Selain teknologi canggih, PT Huayue Nickel Cobalt  juga mengedepankan kualitas sumber daya manusia yang bekerja di perusahaan.

Bekerjasama dengan PT QMB yang juga merupakan pabrik nikel di kawasan IMIP, PT Huayue Nickel Cobalt meningkatkan kemampuan karyawan melalui program beasiswa.

Tahun 2024, sebanyak 53 karyawan terpilih telah dikirim untuk kuliah S2 ke China. Selain program magister, perusahaan juga mengirimkan karyawan terbaiknya untuk mengikuti kuliah S1 di perguruan tinggi dalam negeri yakni Politeknik Akademi Teknologi Makassar dan Politeknik Negeri Bandung.

Sebanyak 293 karyawan dikuliahkan ke Makassar dan 10 orang ke Bandung.  

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Panca Saputra

Tags

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X