Jubir Menhan Bedah Buku 'Politik Pertahanan' Dihadapan Ribuan Santri LDII

photo author
Zein Fathur Ramadhan, Metro Selebes
- Rabu, 29 November 2023 | 07:30 WIB
Jubir Menhan saat memaparkan bedah buku Politik Pertahanan di Pondok Wali Barokah LDII (LDII)
Jubir Menhan saat memaparkan bedah buku Politik Pertahanan di Pondok Wali Barokah LDII (LDII)

MetroSelebes - Pondok Pesantren Wali Barokah di Kota Kediri, Jawa Timur, telah mengadakan diskusi tentang bedah buku berjudul 'Politik Pertahanan' yang ditulis oleh Juru Bicara Menteri Pertahanan (Jubir Menhan), Dahnil Anzar Simanjuntak pada Senin (27/11).

Acara tersebut dihadiri oleh lebih dari 1.000 santri dan pengurus LDII. Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menyatakan bahwa literasi mengenai wawasan kebangsaan tidak hanya diperlukan di lingkungan kampus, tetapi juga di pondok pesantren. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan prioritas utama LDII, yaitu kebangsaan.

KH Chriswanto menekankan pentingnya setiap warga negara Indonesia berperan dalam menjaga stabilitas nasional, termasuk pondok pesantren yang ikut terlibat.

Baca Juga: Jadi Sorotan Jokowi, Begini Filosofi Tampilan Pencak Silat di Rakernas LDII

Baca Juga: Wakil Gusti Kanjeng Ratu Hemas Hadiri Rakerwil LDII DIY 2023

Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan dalam bukunya bahwa pertahanan negara tidak hanya bersifat militer, tetapi juga melibatkan aspek nirmiliter dan hibrida.

Ia mengajak setiap warga negara untuk berkontribusi sesuai dengan bidangnya masing-masing, misalnya dalam konteks digital.

Dahnil juga menyoroti isu ketahanan pangan, menyebutnya sebagai tanda kekuatan sebuah negara. Ia mengapresiasi inisiatif Pondok Pesantren Wali Barokah dan DPP LDII yang memfasilitasi bedah buku ini.

 

Mayjen TNI Nugroho Sulistyo Budi, salah satu pembahas, menekankan hubungan antara politik pertahanan dan keputusan politik dalam menjaga keamanan negara. Pemaparan mengenai ketahanan pangan, siber, keamanan maritim, dan lainnya juga menjadi sorotan.

Guru Besar Sejarah Undip, Singgih Trisulistiyono, menyoroti pentingnya pembelajaran dari sejarah, mengingat konflik internal telah menyebabkan keruntuhan beberapa kerajaan di masa lalu.

Ia menekankan bahwa pertahanan bukan hanya tanggung jawab elit politik, tetapi juga melibatkan partisipasi rakyat.

 

Ekonomi dari UPN Veteran Yogyakarta, Ardito Bhinadi, menyoroti aspek ekonomi dalam buku tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hud Assagaf

Tags

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X