internasional

Menlu Retno Syukuri Kepulangan 79 WNI yang Sulit Keluar dari Lebanon, Begini Kondisi Terkini Kota Beirut yang Hancur Akibat Serangan Udara Israel

Minggu, 13 Oktober 2024 | 17:02 WIB
Potret Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi saat menggelar konferensi pers terkait evakuasi WNI dari Lebanon, pada Jumat, 11 Oktober 2024. (Dokumen HO BPMI Sekretariat Wakil Presiden)

"Gelombang keenam take off dari Beirut 9 Oktober untuk 14 WNI dan sudah tiba kemarin di Soetta pada 10 Oktober 2024," ungkapnya.

 

Menlu Retno juga mensyukuri kepulangan WNI dari wilayah konflik di Lebanon itu yang sekarang berjumlah 79 WNI ditambah 1 warga negara asing (WNA).

 

"Dengan demikian, WNI yang sudah berhasil dievakuasi per 10 Oktober adalah 79 WNI plus 1 warga negara asing yang merupakan spouse dari WNI," tambahnya.

 Baca Juga: Sebagai Pengingat, Dishub DKI Rekayasa Arus Lalin Selama Jakarta Running Festival

Menlu Retno juga turut menyampaikan dari laporan KBRI Beirut masih ada 85 WNI di Lebanon. Berdasarkan informasi, mereka belum mau dievakuasi ke Indonesia.

 

"Sebagai catatan KBRI Beirut mendata bahwa saat ini jumlah WNI di Lebanon masih 85 orang. Mayoritas adalah WNI yang menikah dengan warga negara Lebanon dan ini belum ingin dievakuasi," tandasnya.

 

Konflik yang pecah antara Israel dan Lebanon itu membuat kementerian luar negeri bergerak cepat menyelamatkan para WNI, terkhusus dari pusat Kota Beirut yang hancur karena serangan udara Israel.

 

Serangan Udara Israel ke Pusat Kota Beirut, Lebanon

 

Dikutip dari Independent UK, laporan terbaru mengungkap serangan udara Israel ke pusat Kota Beirut telah menewaskan 22 orang akibat dua serangan udara Israel.

Halaman:

Tags

Terkini