MetroSelebes- Israel kebali melakukan serangan sesaat sebelum perpanjangan perjanjian gencatan senjata
Kali ini serangannya membunuh 21 orang di jalur gaza, baik itu di utara, tengah maupun selatan.
Total warga Palestina yang meninggal atas serangan Israel semenjak 7 Oktober diperkirakan berjumlah 14.500 orang lebih sedangkan sekitar 1 juta penduduk Palestina yang berada di Gaza dilaporkan telah mengungsi.
Sedangkan itu dari pihak Israel, tercatat sekitar 1200 orang yang meninggal.
Dilansir dari Al Jazeera, ke 21 korban tewas akibat serangan Israel adalah sebagai berikut:
- Dua orang tewas di Beit Lahia, Jalur Gaza Utara
- Tujuh orang tewas di Maghazi, Jalur Gaza Tengah
- Dua orang tewas di Kota Hamad
- Sembilan Orang Tewas di Rafa, jalur Gaza Selatan
- Satu Orang tewas di Khan Younis
Kematian 21 orang tersebut memperburuk catatan Israel tentang kebiadapannya. Sampai saat ini menurut Human Right Watch hampir 7000 warga palestina di tahan termasuk 200 perempuan dan sekitar 60 anak.
Saat gencatan senjata diperoleh kesepakatan untuk saling melepaskan sandera dan hal itu telah dilakukan dengan baik oleh kedua belah pihak.
Namun perlu adanya langkah yang lebih maju dari upaya gencatan senjata, sebab israel berulangkali dalam pernyataannya mengatakan tidak akan mengakhiri perang sebelum melenyapkan entitas yang menurut mereka membahayakan rakyatnya yakni Hamas
Sedangkan itu kelompok pejuang hamas akan terus berjuang untuk mempertahankan tanah airnya dan berusaha mengakhiri kependudukan Israel kepada warga dan wilayah Palestina***