internasional

Israel Sandera 5.000 Orang di Rumah Sakit Al Shifa di Gaza, Palestina Mengalami Krisis Kemanusiaan Yang Berat......

Sabtu, 18 November 2023 | 17:54 WIB
Pasukan Israel melakukan penyerbuan ke Rumah Sakit Al-Shifa di Jalur Gaza pada Rabu (15/11/2023) dini hari waktu setempat. (Getty Images)

MetroSelebes - Pasukan pendudukan Israel menyerbu kompleks Rumah Sakit Al Shifa di Kota Gaza pada Kamis, 16 November 2023.

Dalam penyerbuan tersebut, mereka menyandera sekitar 5.000 orang, termasuk dokter, perawat, staf rumah sakit, pasien, dan pengungsi.

Staf rumah sakit telah memohon perlindungan kepada Palang Merah Internasional dan organisasi dunia lainnya. Namun, permohonan tersebut tidak ditanggapi.

Baca Juga: Umat Buddha Indonesia Menggelar Doa Bersama Untuk Perdamaian Pelestina

Baca Juga: Bukan Raize, Tapi Toyota Raize GR Sport PHEV yang Seharusnya Menjadi Pengganti Toyota Rush

Situasi di dalam rumah sakit semakin memburuk karena para sandera tidak memiliki akses terhadap air, listrik, atau makanan.

Selain itu, pasukan pendudukan Israel menembaki siapa saja yang berpindah tempat, termasuk seorang anak berusia 12 tahun yang terluka di kaki.

Pasukan pendudukan Israel juga mengepung rumah sakit dengan tank dan buldoser.

Mereka terus menyerbu lokasi tersebut dan menghancurkan peralatan medis, termasuk CT scan dan mesin MRI.

Baca Juga: Telah Terjadi Gempa Magnitudo 4.0 Guncang Wilayah Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara

Baca Juga: Alasan Tepat Nih, Toyota Raize GR Sport PHEV lebih cocok untuk menjadi pengganti Toyota Rush

Penyerbuan Rumah Sakit Al Shifa telah menimbulkan krisis kemanusiaan di Gaza.

Para sandera yang berada di dalam rumah sakit tidak memiliki akses terhadap kebutuhan dasar, seperti air, listrik, dan makanan.

Selain itu, mereka juga harus menghadapi ancaman penembakan dari pasukan pendudukan Israel.

Halaman:

Tags

Terkini