MetroSelebes – Pertempuran antara israel dan Pejuang Hamas Palestina terus berlangsung sampai saat ini.
Israel dengan kekekuatan militernya terus menyerang fasilitas publik baik rumah sakit, rumah penduduk palestina dan rumah ibadah tidak luput juga.
Penyerangan terhadap rumah sakit alsyifa di Gaza memicu gelombang kritik terhadap israel, asalnya klaim Israel soal adanya pejuang Hamas Palestina di gedung tersebut tak terbukti ada.
Israel saat ini disebut telah masuk dalam jebakan Pejuang Hamas juru bicara tentara Israel Daniel hegari menyebut jika pasukannya menemukan senjata, hingga peralatan intelijen Hamas mereka mengklaim temuan tersebut membuktikan jika Rumah Sakit AL Syifa di digunakan sebagai markas Hamas.
Menyusul pernyataan tersebut tentara merilis gambar beberapa senapan granat dan peralatan lain yang diklaim ditemukan di rumah sakit.
Namun beberapa saat kemudian pernyataan tersebut berubah Amir oboh bat koresponden militer Israel menyebut mereka tak menemukan senjata apapun milik Hamas.
Baca Juga: Timnas Indonesia Dibantai Irak Dengan Skor Akhir 5-1: Kualifikasi Piala Dunia
Baca Juga: Mahasiswa Untad Keluhkan Jaringan Telkomsel Lemot: Sudah Lama Tidak Diperbaiki!
Bahkan lucunya kertas yang diklaim Israel sebagai nama-nama tahanan Hamas ternyata hanyalah kalender, kinerja militer Israel ini langsung mendapat kritik pedas dari sejumlah pihak analis politik.
Israel menyebut setelah ide jatuh ke perangkap Hamas mereka tak akan lagi mendapat respek dari dunia tindakan ceroboh militer Israel disebut mengecewakan banyak pihak.
Perdana mentri Israel mencabut penyataan yang mengklaim bahwa markas Pejuang Hamas Palestina ada di bawah rumah sakit.
Begitu banyak tindakan Israel yang tidak berprikemanusian salah adalah menjajah negeri palestina selama 75 tahun, ini hal yang tidak bisa di biarkan dunia harus mengukut Israel.***