MetroSelebes - Serangkaian serangan tanpa ampun yang dilakukan oleh pihak Zionis Israel telah merenggut korban tak berdosa kembali.
Kali ini, seorang spesialis Anestesi yang pernah mengenyam pendidikan di Indonesia, dr. Mueen Al Shurafa, telah menjadi martir dalam peristiwa mengerikan ini.
Peristiwa tragis ini terjadi ketika rumah tempat tinggalnya di Gaza dihancurkan oleh pasukan Israel yang kejam.
Berita ini mengguncang banyak orang, termasuk teman-teman sejawatnya di Indonesia.
Kabar ini segera menjadi tren di Twitter dengan hashtag #innalillahi, diunggah pertama kali oleh seorang netizen yang diduga adalah teman dekat dr. Mueen Al Shurafa dengan username @aan__. Dalam unggahannya, netizen tersebut juga membagikan tangkapan layar pesan percakapan mereka pada tanggal 30 Oktober yang lalu.
Dalam percakapan tersebut, sang martir memberi tahu bahwa ia dalam keadaan aman dan situasi di sana telah membaik karena akses internet sudah kembali normal.
Namun, bantuan keuangan melalui perbankan masih terkendala.
Namun, takdir Allah SWT berkata lain. Dr. Mueen Al Shurafa akhirnya syahid di rumahnya akibat serangan udara Israel yang merusaknya.
Unggahan temannya juga mencakup kalimat yang penuh penghormatan, "Selamat jalan, temanku. Aku sangat bangga pernah berbagi ilmu dan pengalaman denganmu."
Tidak hanya teman-temannya yang merasa berduka, tetapi juga banyak netizen yang turut merasakan kesedihan melalui postingan tersebut. Salah satu netizen, @urfaqurrotaa***, mengirimkan doa: "Ya Allah, duka yang mendalam. Semoga jiwa yang tenang kembali kepada Tuhan dengan hati yang ridha dan diredhai-Nya (Al-Fajr: 27-28)."
Inilah kisah tentang meninggalnya seorang dokter spesialis anestesi asal Palestina yang pernah menjalani pendidikan di Indonesia. Marilah kita bersama-sama mendoakan agar Palestina segera mendapatkan kemerdekaannya dari penjajahan yang terus dilakukan oleh Israel. Aamiin***