internasional

Bahaya! Akan Ada Serangan Darat, Israel Menyeru Agar Warga palestina Mengungsi Ke Wilayah Gaza Selatan.

Sabtu, 14 Oktober 2023 | 07:40 WIB
Sebuah tank Israel mengambil posisi di dekat perbatasan Israel dengan Jalur Gaza, di Israel selatan, 13 Oktober 2023. (REUTERS/Amir Cohen)

Metroselebes- Israel mengungumkan akan melaksanakan invasi darat ke wilayah utara Gaza Palestina dan telah memerintahkan agar masyarakat yang ada untuk segera mengevakuasi kewilayah selatan dari gaza.

Hal ini seperti yang telah dikatakan oleh Mentri Pertahanan Israel Yoaf Gallan bahwa setiap warga palestina yang ingin "menyelamatkan diri" harus memperhatikan perintah untuk bergerak ke arah selatan saat Israel bersiap melakukan serangan darat. 

Perintah evakuasi tersebut berlaku bagi masyarakat Gaza bagian utara yang memiliki jumlah populasi sebesar 1,1 juta, populasi tersebut merupakan hampir setengah dari populasi yang ada di gaza.

Baca Juga: Berlangsung Meriah! Festival Pesona Buol X Tahun 2023 Resmi Ditutup Pj Bupati

Berdasarkan penelusuran tim Metroselebes.com, sampai pada saat ini perang Israel - Palestina  selama periode 7-12 Oktober 2023 telah memakan 2.750 korban jiwa dan 10.159 korban luka dari kedua belah pihak.

Data tersebut didapatkan dari United Nations Office for the Coordination of Humanitarian Affairs (OCHA).

Keadaan semakin diperparah dengan adanya pemadaman listrik, air juga logistik oleh Israel yang membuat suasana di palestina khususnya di Gaza semakin mencekam.

Namun, meskipun telah diancam melalui perintah evakuasi oleh Israel, juga terdapat banyak penduduk Palestina di Gaza yang memilih untuk menetap karena menurut mereka tidak ada tempat yang aman baik diutara ataupun di selatan gaza.

Baca Juga: Kontroversi Penggunaan Senjata Fosfor Putih oleh Israel di Gaza, Yang Telah Dilarang Oleh Dunia Internasional.

seperti yang telah dikutip dari www.aljazeera.com salah satu penduduk Gaza mengatakan bahwa “Jika kami mati di sini, kami akan mati di rumah kami sendiri. Kita akan mati di utara atau selatan. Kami akan mati dengan kepala tegak, berdiri di atas tanah kami, berdiri dengan hak-hak kami dan berpegang teguh pada keyakinan kami.”

Merespon perintah evakuasi yang diserukan oleh militer Israel, Tarik Jasarevic, juru bicara Organisasi Kesehatan Dunia di Jenewa, mengatakan tidak mungkin mengevakuasi pasien rumah sakit yang rentan dan tindakan seperti itu akan menjadi hukuman mati bagi banyak orang ***.

Tags

Terkini