daerah

Pemilik Usaha Arang dan Kopra Minta Penilaian Berdasarkan Fakta, Kades Bijawang Sebut Tak Ada Keluhan Warga

Rabu, 1 Juli 2026 | 09:58 WIB
Pemilik usaha arang dan kopra di Bijawang meminta dugaan pencemaran dibuktikan secara ilmiah, sementara Kades sebut belum ada keluhan warga.(Dok.Metroselebes.com/Asb)

Baca juga: Berawal dari Paspor Wisata, Pasutri Asal Bulukumba Diduga Jadi Korban TPPO hingga Dipulangkan dalam Kondisi Memprihatinkan 

Menurutnya, perlindungan lingkungan dan keberlangsungan usaha masyarakat seharusnya dapat berjalan beriringan. Ia berharap setiap persoalan dapat diselesaikan melalui dialog antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha sehingga menghasilkan solusi yang adil bagi semua pihak.

Kades Bantah Ada Keluhan

FOTO: Kades Bijawang, Elli Syahruni, S.Sos mengaku sejauh ini tidak ada warga yang keberatan dengan usaha pembakaran arang milik Andi Guntur Basran. (Dok.Metroselebes.com/Asb)

Sementara itu, Kepala Desa Bijawang, Elli Syahruni, S.Sos, membantah adanya keberatan dari warga terkait aktivitas usaha pembakaran arang dan kopra milik Andi Guntur. Ia mengaku hingga kini belum menerima laporan maupun keluhan resmi dari masyarakat mengenai keberadaan usaha tersebut.

"Saya heran juga kenapa tiba-tiba naik di media, karena setahu saya tidak ada warga yang keberatan," ujar Elli sebagaimana ditirukan oleh Andi Gun kepada MetroSelebes.com, Rabu (1/7/2026).

Ia berharap setiap persoalan diselesaikan berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan resmi sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat maupun merugikan pihak yang belum terbukti melakukan pelanggaran.(*)

(Asb/Ris)

Halaman:

Tags

Terkini