pendidikan

Henry Sumurung Raih Doktor IPB, Teliti Alasan Gen Z Tak Loyal pada Satu Dompet Digital

Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:42 WIB
Foto: Tampak Henry Sumurung meraih doktor IPB setelah meneliti gamifikasi, kepercayaan, dan pola loyalitas multi-merek Gen Z pengguna dompet digital. (Dok. Henry Sumurung)

Inti berita:

• Henry Sumurung meraih gelar Doktor IPB melalui penelitian yang mengungkap bahwa loyalitas Gen Z terhadap dompet digital kini cenderung multi-merek, dengan gamifikasi, kepuasan, dan kepercayaan menjadi faktor penting.

 

METROSELEBES.com, BOGOR – Satu ponsel bisa menyimpan banyak pilihan. GoPay untuk transaksi tertentu, OVO karena promo, DANA untuk kebutuhan lain, sementara ShopeePay atau LinkAja tetap dipertahankan. Bagi Generasi Z, banyaknya dompet digital yang digunakan ternyata bukan tanda mereka tidak loyal, melainkan menunjukkan pola loyalitas baru.

Fenomena tersebut menjadi perhatian Henry Sumurung Octavian dalam disertasinya berjudul “Pemodelan Loyalitas Multi-merek Generasi Z Pengguna Dompet Digital Berbasis Gamifikasi”. Penelitian itu dipertahankan dalam Sidang Promosi Doktor Program Studi Manajemen dan Bisnis, Sekolah Bisnis IPB University, Bogor, Selasa (11/8/2026).

Baca juga: Misteri Kematian Sutrimo Mengarah ke Banyak Spekulasi, Nama Haji Isam Ikut Terseret?

Henry menjelaskan, konsumen digital kini tidak selalu terikat secara eksklusif pada satu merek. Mereka dapat berpindah atau menggunakan beberapa platform sekaligus berdasarkan manfaat yang ditawarkan. “Loyalitas pelanggan pada era digital tidak lagi selalu bersifat eksklusif terhadap satu merek, tetapi berkembang menjadi loyalitas multi-merek,” ujarnya.

Di tengah persaingan dompet digital yang semakin ketat, promo, cashback, kemudahan, kecepatan dan keamanan menjadi pertimbangan utama pengguna. Namun, penelitian Henry menemukan pengalaman yang dibangun melalui gamifikasi—seperti poin, level, tantangan dan penghargaan—juga dapat memberi nilai tambah, terutama bagi Gen Z yang akrab dengan ekosistem digital interaktif.

Baca juga: Peringatan HKAN 2026 Tingkat Sulsel, Pemkab Soppeng Tegaskan Komitmen Jaga Kelestarian Lingkungan 

Temuan penelitian menunjukkan manfaat gamifikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai utilitarian maupun hedonik. Nilai utilitarian berkaitan dengan manfaat praktis seperti efisiensi dan kemudahan, sedangkan nilai hedonik berkaitan dengan pengalaman dan kesenangan. Keduanya kemudian berpengaruh terhadap kepuasan sebelum berkembang menjadi kepercayaan dan loyalitas.

Henry menyebut Gen Z memiliki kecenderungan digital lifestyle orientation, experience-seeking behavior, dan brand fluidity. Karena itu, sebuah aplikasi bisa menjadi pilihan utama untuk kebutuhan tertentu, tetapi bukan berarti pengguna meninggalkan aplikasi lainnya. “Di balik kenyamanan transaksi digital itu, terdapat satu faktor yang menentukan keberlanjutan hubungan pengguna dengan platform, yakni kepercayaan atau trust,” katanya.

Baca juga: Pasien RS Awal Bros Botania Batam Meninggal Dunia Setelah 12 Hari Koma, Keluarga Tempuh Jalur Hukum 

Setelah mempertahankan disertasinya, Henry dinyatakan berhasil meraih gelar Doktor dari IPB University. Rektor IPB University Dr. Alim Setiawan Slamet menegaskan, gelar tersebut bukan sekadar hasil dari sidang akademik, tetapi juga akan diuji melalui karya nyata. “Penelitian yang Saudara lakukan diharapkan dapat menghasilkan Iptek yang dapat diaplikasikan dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesan Alim yang disampaikan melalui pimpinan sidang promosi. Penelitian Henry diharapkan turut memperkaya kajian manajemen pemasaran dan perilaku konsumen serta menjadi referensi bagi industri pembayaran digital. (*)

(Key/Fir)

Tags

Terkini