Baca juga: Gibran Akhirnya Buka Suara soal Catatan Pendidikan di Putusan MK, "Segera Kami Follow Up"
Jika berhasil melewati bendera finis, Marquez setidaknya sudah memutus satu mata rantai buruk yang selama ini melekat pada namanya di Mandalika. Jika kemudian mampu bertarung untuk podium atau kemenangan, cerita “kutukan” itu bukan hanya berakhir, tetapi berubah menjadi bukti bahwa pengalaman dan adaptasi akhirnya mampu mengalahkan sejarah buruknya di Lombok. (*)
(Fir/Ade)