Inti berita:
• Ducati mendapat tekanan setelah gagal meraih podium di MotoGP Austria 2026
• Sementara KTM dan Aprilia tampil dominan di Red Bull Ring
• Hasil MotoGP Austria membuat Martin Kembali rebut pimpinan klasemen
METROSELEBES.com, SPIELBERG — Red Bull Ring kali ini tak memberi sambutan yang biasa diterima Ducati. Garasi yang kerap menjadi sumber pesta justru harus menelan kenyataan pahit setelah tak satu pun pembalap Desmosedici mampu membawa pulang podium dari MotoGP Austria.
Pedro Acosta menjadi pusat perhatian. Pembalap KTM itu tampil solid untuk mengamankan kemenangan, sementara tiga motor Aprilia menyerbu posisi berikutnya. Jorge Martin finis kedua, Marco Bezzecchi ketiga, dan Ai Ogura keempat. Marc Marquez menjadi pembalap Ducati terdepan, tetapi hanya mampu mengakhiri balapan di posisi kelima.
Baca juga: Marc Marquez Melempem di MotoGP Austria 2026, Dua Faktor Ini Penyebabnya
Hasil tersebut terasa lebih menyakitkan karena Red Bull Ring selama ini dikenal sebagai salah satu lintasan yang bersahabat dengan Ducati. Kali ini justru para rival yang menikmati sorotan. KTM mendapatkan kemenangan melalui Acosta, sedangkan Aprilia menunjukkan kekuatan kolektif dengan menempatkan tiga pembalapnya sekaligus di empat besar.
Davide Tardozzi tak mencoba mencari kambing hitam. Manajer Ducati Lenovo Team itu justru memberikan pengakuan kepada lawan-lawannya yang mampu tampil lebih efektif sepanjang balapan. “Para rival kami telah melakukan pekerjaan yang sangat baik,” kata Tardozzi.
Baca juga: Pedro Acosta Juara MotoGP Austria, Tebus Kesalahan di Sprint Race, Selebrasinya Curi Perhatian
Namun, kegagalan di Austria bukan sekadar persoalan gengsi. Marc Marquez juga menghadapi persoalan teknis yang membuat performanya tidak maksimal. Situasi tersebut membuat pekerjaan Gigi Dall’Igna dan para teknisi Ducati semakin berat untuk menemukan penyebab sekaligus solusi sebelum seri berikutnya.
Tardozzi bahkan mengungkapkan bahwa Dall’Igna menjadi salah satu orang yang paling tidak puas dengan hasil tersebut. “Gigi adalah orang pertama yang tidak senang dengan situasi ini,” ujarnya. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa Ducati tidak menganggap hasil di Austria sebagai sesuatu yang bisa dilewati begitu saja.
Artikel Terkait
Gibran Bisa Tersingkir dari Duet Prabowo 2029, Nama Pramono dan Ganjar Muncul
Sekolah Negeri Disebut Sudah Gratis, Prabowo Kini Bidik Berlaku hingga PTN
Kantor Bupati Gowa Digeledah, Polisi Buru Bukti Kasus Dugaan Pungli PBG dan SLF
Polisi Ungkap Dugaan Motif Istri Tikam Suami hingga Tewas di OKI
Lima Jam Geledah Rujab dan Kantor Bupati Gowa, Polisi Angkut Satu Peti Dokumen Diduga Terkait PBG dan SLF