olahraga

Mesir Cetak Sejarah ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Hossam Hassan Dedikasikan Kemenangan untuk Palestina

Sabtu, 4 Juli 2026 | 09:51 WIB
Mesir ukir sejarah lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026 usai singkirkan Australia lewat adu penalti, disusul aksi solidaritas untuk Palestina. (Dok. Tangkapan layar TVRI)

Inti berita:

• Mesir mencetak sejarah dengan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Australia lewat adu penalti, disusul aksi sujud syukur dan dedikasi kemenangan untuk rakyat Palestina dari pelatih Hossam Hassan.

 

METROSELEBES.com, TEXAS - Peluang yang telah lama dinantikan akhirnya menjadi kenyataan. Di tengah tensi tinggi pertandingan yang berlangsung hingga adu penalti, Timnas Mesir menorehkan sejarah baru dengan memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Euforia kemenangan pun berubah menjadi momen emosional ketika para pemain melakukan sujud syukur, sementara pelatih Hossam Hassan menyampaikan dedikasi khusus kepada rakyat Palestina.

Mesir mengalahkan Australia melalui drama adu penalti 4-2 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu pada laga babak 32 besar yang digelar di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Sabtu (4/7/2026) WIB. Emam Ashour membawa Mesir unggul pada menit ke-13, namun Australia menyamakan kedudukan lewat gol bunuh diri Mohamed Hany pada menit ke-55 sehingga pertandingan harus berlanjut hingga babak tos-tosan.

Baca juga: Nyaris Tersungkur di Tangan Debutan! Argentina Selamat dari Amukan Tanjung Verde, Kini Ditantang Mesir di 16 Besar 

Pada babak adu penalti, Mesir tampil lebih tenang. Dua eksekutor Australia gagal menjalankan tugasnya, sedangkan Hossam Abdelmaguid menjadi penentu kemenangan The Pharaohs. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Mesir mencatat sejarah untuk pertama kalinya lolos ke babak 16 besar Piala Dunia.

Usai pertandingan, perhatian publik tidak hanya tertuju pada keberhasilan Mesir mencetak sejarah, tetapi juga pada aksi pelatih Hossam Hassan yang mengibarkan bendera Palestina di pinggir lapangan. Momen itu disambut sorakan sebagian suporter di stadion yang meneriakkan dukungan untuk Palestina, sementara para pemain Mesir melakukan sujud syukur sebagai ungkapan rasa syukur atas kemenangan yang diraih.

Baca juga: Ronaldo Selamatkan Portugal dari Kekalahan, Penalti CR7 Jaga Asa Lolos ke 16 Besar 

Dalam pernyataannya kepada media usai pertandingan, Hossam Hassan mengatakan kemenangan tersebut dipersembahkan untuk rakyat Mesir sekaligus rakyat Palestina. "Saya mempersembahkan kemenangan ini untuk seluruh rakyat Mesir dan juga untuk rakyat Palestina yang baik dan terhormat," ujar Hossam Hassan.

Di sisi lain, sejumlah laporan media internasional menyebut kemenangan Mesir juga disambut gembira oleh sebagian warga Palestina di Jalur Gaza. Mereka dilaporkan merayakan keberhasilan tim berjuluk The Pharaohs tersebut di tengah situasi yang masih berlangsung di wilayah itu. Aksi solidaritas yang ditunjukkan tim Mesir pun memicu beragam respons di ruang publik, baik berupa dukungan maupun perdebatan di media sosial.

Baca juga: Bawa 500 Peserta, Kontingen PGRI Kepulauan Selayar Siap Ukir Prestasi di Porsenijar Sulsel 2026

Dengan hasil tersebut, Mesir menjadi salah satu wakil Afrika yang melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dan dijadwalkan menghadapi Argentina yang sebelumnya menyingkirkan Tanjung Verde. Pertemuan kedua tim diprediksi menjadi salah satu laga yang paling dinantikan, sementara keberhasilan Mesir telah lebih dulu dikenang sebagai pencapaian bersejarah bagi sepak bola negara tersebut sekaligus menghadirkan pesan kemanusiaan yang menyertai euforia kemenangan.(*)

(Ali/Man)

Tags

Terkini