Menurut Kombes Andri Ananta Yudhistira para korban ABG (anak baru gede) perempuan tersebut dipaksa membesar payudara menggunakan alat pompa ASI milik Yunita.
Dalam penuturan lengkap dari Kombes Andri, dirinya mengatakan 3 dari 4 orang bocil itu menolak perintah Yunita untuk perbesar payudara, satu lainnya sudah melakukan.
"Anak-anak perempuan ini dipaksa untuk melakukan pembesaran payudara, dengan menggunakan alat pompa ASI di rumah tersangka," kata Kombes Andri Ananta Yudhistira, Rabu (8/2/2023).
4. Akun Media Sosial Yunita Sari Anggraini yang Asli
Dari penelusuran Metroselebes.com, akun Instagram Yunita Sari Anggraini yang asli adalah @ratumas_yunita_sari_anggraini.
Akun ini baru memiliki 23 postingan dengan pengikut hingga Kamis (9/2) malam sebanyak 2.497 dan mengikuti 434 akun.
Adapun postingan terakhir mamah muda Jambi Yunita Sari Anggraini pada akun IG tersebut adalah video di atas jembatan dengan Yunita menari mengenakan baju berwarna pink.
Baca Juga: Bukan Danau Toba, Ini Danau Terdalam di Indonesia Bahkan di Asia Tenggara
Sementara akun TikTok Yunita Sari Anggraini yang asli adalah @ratumasyunitanggra1.
Postingan terakhir di akun TikTok Yunita Sari Anggraini, @ratumasyunitanggra1 telah ditonton 6,9 juta kali pada Kamis malam.
Dalam postingan tersebut, Yunita Sari Anggraini sedang makan bersama suaminya, AF dan anaknya yang berusia 10 bulan.
Yunita tampak mengenakan baju berwarna cokelat dipadu kerudung merah.
Yunita sibuk mengabadikan momen kebersamaannya dengan sang suami sambil menikmati hidangan di atas meja.
Baca Juga: Komedian Sule Terjerat Kasus Penistaan Agama
Artikel Terkait
Mamah Muda Jambi Yunita Sari Anggraini Diduga Mengidap Paraflia Eksibisionis, Simak Penjelasan Ahli
Mamah Muda Jambi Yunita Sari Anggraini Paksa 2 Bocil Hubungan Intim, Dirangsang Film Dewasa
Wargenet Serbu Akun TikTok Yunita Sari Anggraini, Suami Mamah Muda Jambi Kok Mirip Kevin Sanjaya Sukamuljo
Mamah Muda Jambi Yunita Sari Anggraini Ditahan, Punya Bayi 10 Bulan, Psikolog Sarankan Begini
Heboh Pencabulan 17 Anak di Jambi, Orangtua Trauma, Larang Bocah Keluyuran