"Perkara ini pelanggarannya kode etik, belum bisa dilakukan sidang kode etik karena terhadap korban SS, istrinya yang kedua dilakukan KDRT. belum bisa hadir ke Propam di Polres Metro Jakarta Timur," ujarnya.
"Saat ini prosesnya tentu nanti akan di-take over terkait pelanggaran kode etik dengan adanya KDRT. Jadi bukan hanya kode etik, dengan laporan tersebut maka patut diduga adanya suatu perbuatan pidana," tutur Kombes Trunoyudo.***
Artikel Terkait
Penipu Online Pakai Modus Baru, Kirim Undangan Pernikahan untuk Kuras Isi Rekening
Heboh Penipuan Modus Aplikasi Undangan Pernikahan, Polisi Bekuk Mahasiswa di Pinrang
Begini Modus Penipuan Aplikasi Undangan Buatan Mahasiswa Pinrang, Jangan Sampai Anda Jadi Korban!