25 Mahasiswa Palopo Diamankan, Buntut Ricuh Demo Tolak UU Cipta Kerja

photo author
Rismasari, Metro Selebes
- Senin, 10 April 2023 | 21:22 WIB
Sejumlah mahasiswa mendatangi Mapolres Palopo, Senin (10/4) malam, mempertanyakan nasib 25 rekannya yang ditahan buntut ricuhan demo penolakan UU Cipta Kerja.
Sejumlah mahasiswa mendatangi Mapolres Palopo, Senin (10/4) malam, mempertanyakan nasib 25 rekannya yang ditahan buntut ricuhan demo penolakan UU Cipta Kerja.

METROSELEBES.COM - Mahasiswa Palopo yang diamankan buntut ricuh demo tolak UU Cipta Kerja, bertambah menjadi 25 orang.

Sebelumnya, mahasiwa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Negara (Ampun) terlibat bentrokan dengan pihak kepolisian dalam aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di Kantor DPRD Kota Palopo, Senin (10/4) siang.

Seorang polisi terluka karena terkena lemparan batu dari pendemo tolak UU Cipta Kerja itu.

Baca Juga: Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja Rusuh, Ada Polisi Jadi Korban, 4 Mahasiswa Palopo Diamankan

Beberapa saat kemudian, petugas langsung mengamankan empat mahasiswa yang diduga melakukan pelemparan.

Namun laporan terbaru menyebutkan bahwa total 25 mahasiswa aktivis Ampun yang diamankan di Polres Palopo.

Akibatnya, pada Senin malam, ratusan mahasiswa mendatangi Mapolres Palopo, untuk meminta kejelasan nasib 25 rekan mereka yang diamankan itu.

Baca Juga: Interisti Palopo Baksos Ramadhan 2023 di LKSA Uswatun Hasanah, Lanjut Bukber

“Ada 25 orang yang diamankan kak, satu diantaranya perempuan,” kata Jenderal Lapangan Ampun, Ilham di Markas Polres Palopo.

Diberitakan sebelumnya, kericuhan terjadi ketika aktivis Ampun menggelar unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja di Kantor DPRD Palopo, Jalan Andi Baso Rachim, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Senin.

Demo tolak UU Cipta Kerja ini semula berjalan damai. Namun situasi mulai memanas ketika para demonstran mendesak ingin masuk ke kantor DPRD Kota Palopo.

Mereka terlibat aksi saling dorong dengan pihak kepolisian hingga merobohkan pagar Kantor DPRD Kota Palopo.

Baca Juga: Mortir Aktif Sisa Perang Dunia II Ditemukan Warga

Untuk meredak aksi nekat mahasiswa, polisi bertindak tegas dengan melepaskan tembakan gas air mata ke arah pengunjuk rasa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rismasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kelahiran Cucu Pertama Cagub Sulteng Anwar Hafid

Jumat, 6 September 2024 | 10:12 WIB

Heboh Tukin PNS Dihapus, Begini Fakta Sebenarnya

Senin, 12 Juni 2023 | 19:43 WIB
X