nasional

Ramalan Mencekam Hard Gumay: Hindari Terbang 23-25 Agustus dan Desember 2025

Selasa, 15 Juli 2025 | 19:30 WIB
Ramalan dari seorang indigo bernama Hard Gumay kembali mengundang perhatian publik setelah dirinya menyampaikan "penglihatan" terkait potensi kecelakaan pesawat di Indonesia. (INSTAGRAM UMMU_SYIFAH_HALIK)

 

JAKARTA, METROSELEBES.COM - Ramalan dari seorang indigo bernama Hard Gumay kembali mengundang perhatian publik setelah dirinya menyampaikan "penglihatan" terkait potensi kecelakaan pesawat di Indonesia.

Melalui video yang viral di media sosial, Gumay memperingatkan masyarakat untuk menghindari penerbangan pada tanggal 23 hingga 25 Agustus dan 23 hingga 25 Desember 2025, karena menurutnya terdapat potensi kecelakaan udara yang besar di tanggal tersebut.

Ramalan tersebut menuai beragam reaksi dari warganet.

Baca Juga: Kosong Adalah Isi: Ketika Logika Anak Filsafat Viral di Dunia Maya

Di salah satu unggahan akun Instagram @ummu_syifa_halik, yang telah disukai lebih dari 31 ribu pengguna dan dikomentari hampir 1.500 kali, terlihat banyak warganet menanggapi dengan campuran rasa takut, guyonan, hingga skeptisisme.

Komentar seperti "Ok..tgl segitu gw beli asuransi trus naik pesawat ah.."

dari akun @niasnash dan "Karena harga tiket mahal" dari @izzan_alfattah menggambarkan bagaimana publik menanggapi ramalan ini dengan gaya khas netizen Indonesia—serius tapi juga santai.

Baca Juga: Langkah Serius Pemerintah: KUR Perumahan Siap Jalan Juli 2025, Permen PKP Segera Rampung

Namun, tak sedikit pula yang merespons dengan bijak, seperti komentar @bundazada yang berkata, “Ikhtiar aja.”

Fenomena indigo dan ramalan kecelakaan seperti yang dilakukan Hard Gumay bukan hal baru di Indonesia.

Nama-nama seperti Mama Lauren hingga Ki Kusumo pernah meramaikan jagat media dengan prediksi serupa. Namun hingga kini, belum ada bukti ilmiah yang dapat memverifikasi keakuratan prediksi semacam itu.

Baca Juga: Diplomasi Pertahanan di Indo-Pasifik: Indonesia-AS Perkuat Strategi Keamanan Kawasan

Menurut pakar keselamatan penerbangan dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Dr. Elfi Anis Saati, "Keselamatan penerbangan ditentukan oleh banyak faktor teknis dan non-teknis, bukan ramalan.

Halaman:

Tags

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB