Dalam prosesi tersebut, tampak pula tokoh-tokoh adat, Forkopimda, dan perwakilan masyarakat adat Melayu yang turut memberikan penghormatan.
Anugerah ini mempertegas posisi Kapolri tidak hanya sebagai figur keamanan nasional, tetapi juga sebagai penjaga keharmonisan antarbudaya di Indonesia.
Sebuah teladan kepemimpinan yang mengakar di hati rakyat, berlandaskan pada Ingatan Budi.***