Salah satu warga, M. Rizal (45), petani kopi asal Pringsewu, mengungkapkan harapannya, “Kami butuh pelatihan dan akses pasar.
Dengan Desaku Maju, kami punya harapan untuk masa depan pertanian yang lebih baik.”
Selain program ini, Kemenko PMK juga tengah memantau pelaksanaan Program P3KE (Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem) dan Desa Cerdas, yang saling melengkapi dalam penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Baca Juga: KUHAP Usang Ditinggalkan Zaman: DPR Desak Pembaruan demi Keadilan Berperikemanusiaan
Jika sukses diterapkan, Desaku Maju bukan hanya tentang pertanian, tetapi tentang transformasi sosial dan ekonomi desa yang membuka pintu bagi Indonesia yang lebih inklusif dan berkeadilan.***