Skema FLPP sendiri merupakan pembiayaan subsidi dengan bunga rendah dan cicilan ringan yang telah membantu lebih dari 1,2 juta keluarga sejak diluncurkan.
Sebagai bagian dari Program 3 Juta Rumah—yakni inisiatif pembangunan dan renovasi rumah yang menjadi program prioritas nasional—kedua program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah dengan tingkat backlog tertinggi seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera Utara.
Untuk memperkuat upaya ini, pemerintah juga akan melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk kerja sama dengan sektor swasta dan perbankan.
Baca Juga: Tesla Siap Ekspansi Layanan Robotaksi ke San Francisco, Tunggu Lampu Hijau Regulasi
"Target 500.000 rumah subsidi bukan angka kosong. Ini adalah langkah nyata dalam mewujudkan hunian layak dan terjangkau untuk semua," tambah Maruarar.
Menurut data Kementerian PUPR, hingga akhir 2024 terdapat lebih dari 12 juta rumah tangga yang masih menempati rumah tidak layak huni.
Dengan masuknya BSPS dan rumah subsidi dalam Rencana Kerja Pemerintah 2026, diharapkan angka ini akan menurun signifikan dalam lima tahun ke depan.***