JAKARTA, METROSELEBES.COM - Menteri Desa dan PDTT Yandri Susanto menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan Asta Cita Prabowo Subianto sebagai arah pembangunan nasional.
Dalam kegiatan Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua, Yandri menyampaikan langsung pesannya kepada 86 kepala daerah dari berbagai wilayah Indonesia.
Dalam paparannya, Mendes Yandri menyampaikan bahwa Asta Cita bukan sekadar visi politik, melainkan peta jalan konkret pembangunan yang menekankan pemerataan dan keadilan sosial.
Baca Juga: KEK Sanur Diresmikan: Transformasi Bali Jadi Destinasi Medis Kelas Dunia
Yandri menekankan bahwa peran kepala daerah sangat krusial dalam membumikan Asta Cita ke dalam program nyata, khususnya di sektor pembangunan desa.
“Asta Cita akan menjadi tidak berarti jika tidak diterjemahkan dalam kerja nyata di lapangan.
Saya harap kepala daerah dapat mengoptimalkan potensi lokal untuk menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat desa,” ujar Yandri.
Pernyataan ini memperkuat arah kebijakan Prabowo-Gibran yang berfokus pada transformasi pedesaan, penguatan ekonomi lokal, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat dari pinggiran.
Menurut data BPS (2023), 43,7% penduduk Indonesia masih tinggal di desa, menjadikan pembangunan pedesaan sebagai aspek vital dalam mewujudkan kesejahteraan nasional.
Mendes Yandri juga mengingatkan bahwa kementeriannya siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
Baca Juga: Penjualan Tesla di Eropa Anjlok Lima Bulan Berturut-turut, BYD Nyaris Menyamai
“Kami di Kemendes membuka ruang kolaborasi selebar-lebarnya. Mari sukseskan Asta Cita melalui kerja nyata dan inovasi,” tegasnya.