Pernyataan ini sejalan dengan pernyataan analis luar negeri dari The Diplomat, yang menyebut Indonesia sebagai “kekuatan diplomatik yang sedang bangkit di Asia Tenggara” (2024).
Sementara itu, laporan World Bank menyebut bahwa pendekatan ekonomi Prabowo yang fokus pada ketahanan pangan dan investasi dalam negeri dapat meningkatkan kepercayaan investor dan memperkuat posisi Indonesia di kawasan Indo-Pasifik.
Baca Juga: Ekowisata Berbasis Warga: Sentra Pasar Khatulistiwa Hidupkan Ekonomi Lokal di Dusun Bambu
Langkah Prabowo menghadiri forum ekonomi alih-alih forum militer menunjukkan arah diplomasi baru Indonesia yang lebih bersahabat, seimbang, dan menjunjung tinggi perdamaian serta keberpihakan pada kemanusiaan tanpa kepentingan politik sempit.
Dengan demikian, diplomasi Prabowo bukan hanya membangun citra pribadi, melainkan juga mengangkat derajat diplomasi Indonesia ke level global yang lebih dihormati dan diperhitungkan.***