Langkah ini juga selaras dengan laporan dari Pusat Kajian Strategis Kementan yang menyebut bahwa peningkatan riset adaptif dapat menurunkan ketergantungan impor hingga 35% dalam lima tahun jika didukung dengan regulasi serta pendanaan yang konsisten.
Selain Kemendikbudristek, hadir dalam pertemuan tersebut juga Menteri Pertahanan dan Wakil Menteri Pertanian, menunjukkan bahwa program kemandirian pangan menjadi perhatian lintas kementerian.
Pemerintah menargetkan hasil nyata dari riset terapan ini bisa diimplementasikan mulai akhir 2025.
Baca Juga: Triliunan Rupiah Digelontorkan, jagung dari petani jadi Komoditas Emas Baru?
Optimisme untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang berdiri di atas kaki sendiri dalam hal pangan semakin kuat dengan semangat kolaboratif dan berbasis data.
Diharapkan, langkah ini tidak hanya mengurangi impor, tapi juga meningkatkan daya saing produk dalam negeri di pasar global.***