Data Kementerian Koperasi dan UKM RI per tahun 2024 mencatat terdapat lebih dari 127.000 koperasi aktif di Indonesia, namun hanya sekitar 40% di antaranya yang tergolong sehat secara kelembagaan dan usaha.
Baca Juga: Koperasi Merah Putih Jadi Ujung Tombak Distribusi Subsidi
Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong modernisasi koperasi agar dapat memberi kontribusi lebih besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, yang saat ini baru menyentuh angka 5%.
Dukungan Akademik dan Harapan Ekonomi
Dalam laporan terbaru INDEF (2024), koperasi dengan sistem digitalisasi yang baik dan tata kelola profesional terbukti mampu meningkatkan kontribusi terhadap ekonomi lokal hingga 25%, terutama di wilayah percontohan seperti Jawa Barat dan Sulawesi Selatan.
“Dengan pengelolaan modern dan sistem yang baik, koperasi dapat menjadi lokomotif ekonomi rakyat yang tangguh dan berkelanjutan,” tulis INDEF dalam laporannya.
Baca Juga: Revisi UU Koperasi Jadi Sorotan: DPR Dorong Transformasi Besar Dunia Perkoperasian Nasional
Melalui semangat Merah Putih, pemerintah berharap koperasi tak hanya menjadi pelengkap dalam struktur ekonomi formal, melainkan sebagai kekuatan utama dalam menggerakkan roda ekonomi nasional berbasis komunitas.***