Seiring meningkatnya jumlah PPPK yang dilantik, pemerintah terus menekankan pentingnya kompetensi dan integritas ASN.
Dalam berbagai kesempatan, Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas menyampaikan bahwa transformasi ASN harus didukung dengan peningkatan kualitas pelayanan, digitalisasi birokrasi, dan penguatan nilai-nilai etika profesi.
ASN Tangguh yang dibentuk melalui skema PPPK diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pelayanan publik di bidang keagamaan yang kian kompleks.
Kementerian Agama sendiri tengah fokus memperluas layanan pendidikan madrasah, peningkatan manajemen haji dan umrah, serta moderasi beragama.
Baca Juga: Bongkar Rahasia Gaji PPPK Berdasarkan Ijazah: Tak Sama, Tapi Bisa Lebih Besar dari PNS
Dalam pelantikan ini, selain pesan moral dan etika, Wamen PANRB juga menekankan pentingnya inovasi digital dalam kinerja ASN. “Era digital menuntut perubahan cepat. ASN jangan hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku transformasi,” ujarnya.
Dengan pelantikan PPPK Kemenag Tahap I ini, diharapkan kehadiran ASN baru dapat mempercepat pelayanan publik yang inklusif, efektif, dan berdaya saing tinggi.***