nasional

39 Pelajar Purwakarta Pulang Dari Barak Militer, Orang Tua Terharu Lihat Perubahan Anak

Senin, 19 Mei 2025 | 14:41 WIB
Momen pelepasan siswa setelah mengikuti pendidikan berkarakter bela negara. (Foto : Youtube/Kang Dedi Mulyadi Channel)

PALU, METROSELEBES.COM – Sebanyak 39 pelajar tingkat SMP di Kabupaten Purwakarta dipulangkan ke rumah masing-masing setelah mengikuti program pendidikan berkarakter bela negara selama dua pekan di lingkungan militer, tepatnya di Markas Resimen Armed 1/Sthira Yudha.

Kepulangan para pelajar tersebut berlangsung pada Minggu, 18 Mei 2025.

Program ini dirancang sebagai bentuk pembinaan terhadap siswa-siswa yang sebelumnya dikenal kerap melakukan perilaku menyimpang, seperti tawuran, membolos, hingga mengonsumsi minuman keras.

Baca Juga: Sebanyak 103 Formasi CPNS Pemprov Sulteng Masih Kosong, Didominasi Tenaga Teknis

Melalui pendekatan kedisiplinan ala militer, mereka dibimbing untuk berubah dan membangun komitmen hidup baru.

“Alhamdulillah, setelah menjalani pendidikan berkarakter bela negara selama 14 hari, akhirnya mereka bisa pulang,” ujar Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, saat dikonfirmasi, Minggu, 18 Mei 2025.

Meski program telah selesai, Saepul menegaskan bahwa proses pembinaan tidak akan berhenti di barak.

Baca Juga: Polisi Amankan Guru Ngaji Terduga Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Palu Selatan

Pemkab Purwakarta telah menyiapkan sesi lanjutan berupa penyegaran karakter selama dua pekan ke depan, agar perubahan positif yang telah terbentuk bisa terus dijaga.

Menurut Saepul, para pelajar dalam program ini tidak hanya diajak menjalani kedisiplinan, tetapi juga diajarkan menulis janji kepada diri sendiri, lingkungan, dan Tuhan. Hal ini dianggap sebagai cara efektif membangun komitmen moral yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.

“Perpisahan kemarin penuh haru. Kami yakin, jika pola pendidikan karakter seperti ini diterapkan secara konsisten, akan mampu mendorong perubahan besar dalam perilaku generasi muda,” katanya.

Program ini juga mendapat pengawasan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) untuk memastikan seluruh proses pembinaan tetap dalam koridor perlindungan anak.

Baca Juga: Menteri PKP Gencar Berantas Korupsi di Sektor Perumahan, Saluran Aduan BENAR PKP Diluncurkan

Salah satu orang tua siswa, Yeni, mengaku terharu melihat perubahan sikap anaknya setelah mengikuti program ini.

Halaman:

Tags

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB