JAKARTA, METROSELEBES.COM – Pemerintah memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tetap aman dan mencukupi melalui serapan gabah petani dan pengelolaan stok strategis oleh Perum BULOG.
Badan Pangan Nasional mencatat realisasi serapan gabah dari hasil produksi petani telah mencapai 1,89 juta ton atau 63,18 persen dari target nasional 3 juta ton.
Angka tersebut menjadi indikator keberhasilan pemerintah dalam menyerap hasil panen petani sekaligus mendukung kestabilan harga di pasar.
Baca Juga: SPPG Tridadi, Inovasi BUMDes untuk Gizi Anak dan Ekonomi Desa
Seiring dengan itu, stok beras di gudang BULOG dilaporkan mencapai 3,5 juta ton.
Cadangan ini disiapkan untuk berbagai keperluan intervensi, mulai dari stabilisasi harga beras, bantuan pangan kepada masyarakat kurang mampu, hingga penanganan darurat bencana.
Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, menegaskan bahwa keberadaan stok CBP menjadi kunci dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Baca Juga: Manfaatkan Lahan Lapas, Menteri PKP Maruarar Siap Wujudkan Hunian Layak di Tengah Kota
“Kita pastikan stok CBP ada, kuat, dan cukup untuk menjawab berbagai tantangan pangan,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Dengan stok yang terjaga, pemerintah terus mengupayakan langkah antisipatif dan strategis demi menjamin ketersediaan pangan bagi seluruh masyarakat, terutama di tengah dinamika harga dan cuaca yang kerap berubah.***
Artikel Terkait
Perang Dagang Memanas, China-AS Siap Bertemu Di Jenewa Bahas Tarif Resiprokal
RI Desak India-Pakistan Tahan Diri, Rudal Ditembakkan, Korban Berjatuhan
BNI Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan Bermodus Undian Rejeki Wondr
David Beckham: Lamine Yamal Adalah Sosok yang Paling Mendekati Lionel Messi
Luis Enrique Tanggapi Klaim Arteta Soal Arsenal Tim Terbaik Di Liga Champions
BKSAP DPR RI Serukan Perdamaian di Tengah Memanasnya Konflik Bersenjata India-Pakistan
Menko PM Dorong Desa Wisata Jadi Motor Ekonomi Lokal Melalui Kolaborasi Nyata
SPPG Tridadi, Inovasi BUMDes untuk Gizi Anak dan Ekonomi Desa
Perempuan Makin Berdaya di Dunia Digital Lewat Program DTS Kemkomdigi
Bebaskan Ronald Tannur, Hakim Erintuah Damanik Kini Nikmati Jeruji Besi