Tradisi Adat peusijuek di Lakukan Oleh ASN Kemenag Aceh Besar Sebelum Berangkat Haji

photo author
Hud Assagaf, Metro Selebes
- Kamis, 2 Mei 2024 | 05:58 WIB
Tradisi Adat peusijuek di Lakukan Oleh ASN Kemenag Aceh Besar Sebelum Berangkat Haji
Tradisi Adat peusijuek di Lakukan Oleh ASN Kemenag Aceh Besar Sebelum Berangkat Haji

METRO SELEBES.COM - Sebanyak 33 jemaah haji dalam jajaran ASN Kemenag Aceh Besar di peusijuek (tepung tawari) di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT), Selasa (30/4/2024).

Mereka yang di peusijuek adalah ASN Kemenag serta keluarga yang berangkat ke Tanah Suci sebagai petugas maupun jemaah.

Prosesi peusijuek merupakan sebuah adat dan tradisi yang ada sejak dulu dan masih dipertahankan hingga sekarang di Aceh.

Baca Juga: PP Turunan UU ASN Mendekati Puncak! Begini Nasib Honorer yang Tak Terverifikasi Kemungkinan Gagal Diangkat

Sebagai bentuk rasa syukur, support dan doa untuk sahibul hajat, dengan peusijuk juga dapat memperkokoh silaturrahmi dengan kerabat maupun keluarga.

Saat prosesi peusijuek digelar, biasanya keluarga dan warga juga turut diundang. Peusijuk biasanya juga dilakukan oleh tokoh agama atau adat setempat.

Dikutip dari berbagai sumber, selain saat pergi dan pulang Haji, tradisi peusijuek ini dilakukan pada hampir semua kegiatan adat dalam kehidupan masyarakat di Aceh.

Baca Juga: Tanpa Rizki Ridho Pertahanan Timnas U23 Indonesia Jadi Lemah. Apa Yang Akan Dilakukan Oleh Coach Shin Tae Yong saat menghadapi Timnas U23 Irak?

Misalnya ketika memulai sebuah usaha, menyelesaikan persengketaan, terlepas atau selesai dari musibah, menempati rumah baru, merayakan kelulusan, kembalinya keluarga dari perantauan dan beberapa kegiatan lainnya.

Adapun bahan yang digunakan saat peusijuek seperti beras padi, rumput hijau atau on sinijuek, dan air.

Bahan-bahan ini miliki makna tersendiri dan digunakan hanya sebagai simbol, bukan sebagai kepercayaan.

Baca Juga: Terungkapnya Pembunuhan Wanita  Yang Terekam Kamera CCTV Saat Membawa Mayat Dalam Koper Disalah Satu Hotel Bandung

Seperti beras padi menunjukkan sumber kehidupan. Selain itu, memercik air dan on senijuek untuk mendinginkan, dan nasi ketan sebagai perekat dan pemersatu.

Suasana haru dan isak tangis mewarnai prosesi peusijuk puluhan jemaah dari jajaran ASN dan keluarga Kemenag Aceh Besar tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Panca Saputra

Sumber: Kemenag

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Prabowo Tegaskan Komitmen Rakyat dan Keamanan Nasional

Selasa, 2 September 2025 | 19:20 WIB
X