Inti Berita:
• BEM Fakultas Psikologi UI menyatakan homoseksualitas bukan gangguan mental maupun penyimpangan berdasarkan konsensus ilmiah psikologi modern, sementara isu tersebut tetap memicu perdebatan di tengah perbedaan pandangan masyarakat.
METROSELEBES.com, JAKARTA – Derasnya perdebatan mengenai isu orientasi seksual di ruang publik dan media sosial, unggahan BEM Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) kembali menjadi perhatian. Melalui pernyataan resminya, organisasi mahasiswa tersebut menegaskan bahwa homoseksualitas tidak dapat dikategorikan sebagai gangguan mental maupun bentuk penyimpangan berdasarkan perspektif psikologi modern.
Dalam unggahan yang beredar di media sosial, BEM Psikologi UI menyebut masih banyak masyarakat yang memandang homoseksualitas sebagai penyimpangan. Namun, mereka menilai pandangan tersebut tidak lagi sejalan dengan perkembangan ilmu psikologi yang telah mengalami pembaruan berdasarkan hasil penelitian dan konsensus ilmiah.
Baca juga: Kerinci Tetap Nikmati Listrik Stabil di Tengah Blackout Sumatera, Ini Penjelasan PLN
BEM Psikologi UI menjelaskan bahwa sikap tersebut merujuk pada posisi resmi American Psychological Association (APA) yang sejak lama menyatakan tidak terdapat bukti ilmiah yang mendukung anggapan bahwa homoseksualitas merupakan gangguan mental. Menurut mereka, pandangan tersebut juga menjadi rujukan berbagai organisasi profesi psikologi di sejumlah negara.
"Tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan bahwa homoseksualitas merupakan gangguan mental maupun bentuk penyimpangan," demikian kutipan yang disampaikan BEM Psikologi UI dengan merujuk pada sikap resmi APA dalam unggahannya.
Meski demikian, isu homoseksualitas masih menjadi perdebatan di Indonesia. Di satu sisi, terdapat pandangan yang berlandaskan konsensus ilmiah di bidang psikologi. Di sisi lain, sebagian kalangan tetap menilai persoalan tersebut melalui pendekatan nilai agama, budaya, maupun norma sosial yang berkembang di masyarakat.
Perbedaan sudut pandang tersebut menunjukkan bahwa pembahasan mengenai homoseksualitas tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan mental, tetapi juga menyentuh ranah sosial, etika, budaya, dan keyakinan. Karena itu, diskusi mengenai isu ini kerap memunculkan beragam respons dari berbagai kelompok.
Hingga berita ini ditulis, unggahan BEM Fakultas Psikologi UI masih menjadi perhatian warganet dan memicu diskusi luas di media sosial. Beragam komentar bermunculan, baik yang mendukung penjelasan berdasarkan pendekatan ilmiah maupun yang menyampaikan pandangan berbeda berdasarkan nilai dan keyakinan yang dianut masing-masing.(*)
(Ade/Man)
Artikel Terkait
Program Hamil Berujung Dugaan Pelecehan Verbal, Karyawati BSI Sulsel Minta Perlindungan dan Investigasi Transparan
Mulai 1 Juli 2026, Pertamina Pangkas Harga Tiga BBM Nonsubsidi, Pertamina Dex Turun hingga Rp3.650 per Liter
Lebih dari 90 Negara Siap Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Sengketa Lahan Warnai Proyek Tol Pekanbaru–Rengat, Ahli Waris Adat Laporkan Dugaan Penyerobotan ke Menko Polkam
Kerinci Tetap Nikmati Listrik Stabil di Tengah Blackout Sumatera, Ini Penjelasan PLN