Sementara itu, hingga materi yang menjadi dasar pemberitaan ini, belum terdapat keterangan langsung dari pihak yang disebut berada di balik sayembara Rp20 juta maupun pihak yang merasa dirugikan oleh konten King Ronal. Karena itu, kemunculan sayembara tersebut dan dugaan adanya pihak yang memburu keberadaan King Ronal masih perlu diverifikasi lebih lanjut. Publik kini menunggu apakah penelusuran di media sosial itu akan berlanjut ke pengungkapan resmi aparat mengenai dugaan jaringan passobis di Sulsel.
(Ram/Sam)