Inti berita:
• Dekan Fakultas Teknik UNM Jamaluddin memastikan insiden kebakaran pada 27 Agustus 2026 hanya terjadi pada tumpukan daun dan sampah kering di sekitar Labter, bukan pada gedung.
METROSELEBES.com, MAKASSAR – Kepulan asap yang muncul di kawasan Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis (27/8/2026), sempat membuat suasana kampus menjadi perhatian. Namun, pihak fakultas memastikan insiden tersebut bukan kebakaran yang melanda bangunan.
Dekan Fakultas Teknik UNM Jamaluddin akhirnya buka suara terkait peristiwa itu. Ia menjelaskan, titik api berada di area tengah sekitar Laboratorium Terpadu (Labter), tepatnya pada tumpukan daun dan sampah kering yang berada di sekitar bangunan.
Baca juga: Kebakaran Gegerkan Kampus UNM Parang Tambung, Gedung Proyek Diduga Jadi Sasaran Api
“Jadi, peristiwa kebakaran yang di Fakultas Teknik bukan kebakaran. Sampah yang terbakar,” jelas Jamaluddin dikutip dari media kampus UNM, PROFESI UNM.COM, Jumat (28/8/2026).
Menurut Jamaluddin, kejadian serupa bukan kali pertama berlangsung di kawasan tersebut. Ia menyebut tumpukan material kering telah beberapa kali menjadi sumber api, dengan kondisi cuaca panas turut meningkatkan risiko sampah dan daun kering mudah terbakar.
Baca juga: Penampakan Sajam dan Bom Molotov yang Disita Polda Metro Jaya terkait Demo 27 Agustus
Sebelum kejadian, pihak Fakultas Teknik telah melakukan pembersihan di sejumlah titik, termasuk kawasan Labter. Area tersebut diketahui memiliki banyak pepohonan dan ilalang. Sampah hasil pembersihan juga telah dipilah, sementara tumpukan daun kering di bagian tengah Labter disebut baru dibersihkan sekitar sepekan sebelum insiden.
Baca juga: Digeruduk Pekerja Maritim, DPRD Sulsel Siapkan RDP dengan PT Pelni Bahas Nasib Buruh
Meski demikian, keterangan pihak fakultas memastikan api tidak menjalar ke bangunan Laboratorium Terpadu. Dengan demikian, informasi mengenai kebakaran gedung FT UNM perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesan seolah fasilitas kampus mengalami kebakaran.
“Jadi bukan gedung yang terbakar. Sampah yang terbakar di sekeliling gedung Lab Terpadu,” tutup Jamaluddin.
Artikel Terkait
Viral Warga Klaim Bayar Rp1 Juta untuk Ambil Motor Barang Bukti di Polrestabes Surabaya, Polisi Tegaskan Gratis
Ojol Kecewa Ditinggal Pulang AMPB Usai Demo DPR, Massa Pati Akhirnya Minta Maaf
Penampakan Sajam dan Bom Molotov yang Disita Polda Metro Jaya terkait Demo 27 Agustus
Toko Emas Dua-Dua Gelar Undian Berhadiah untuk Atasi Sepi Pembeli, Transaksi Minimal Rp5 Juta Dapat Kupon
Digeruduk Pekerja Maritim, DPRD Sulsel Siapkan RDP dengan PT Pelni Bahas Nasib Buruh