Indonesia Punya Tantangan Sendiri
Bagi Indonesia, pembahasan tersebut menjadi relevan karena ancaman perubahan iklim hadir dalam beragam bentuk, mulai dari hujan ekstrem dan banjir perkotaan hingga banjir pesisir, abrasi dan kenaikan muka air laut. Diskusi di Unhas menekankan bahwa solusi tidak bisa diseragamkan, sebab karakter wilayah dan kelompok masyarakat yang terdampak berbeda-beda.
Baca juga: Biadab! Dipaksa Pegang Bintang Kejora, Sopir Toraja Aris Sanda Ditembak KKB dan Mobilnya Dibakar
Kuliah tamu yang dimoderatori Ir. Evi Aprianti S., S.T., Ph.D. itu kemudian berkembang menjadi ruang dialog mengenai pengelolaan sumber daya air, teknologi, infrastruktur tangguh dan strategi adaptasi lokal. Sekolah Pascasarjana Unhas berharap pertukaran pengetahuan dengan Jepang dapat membuka riset dan kolaborasi baru sekaligus mendorong lahirnya kebijakan yang lebih adaptif untuk menghadapi risiko banjir dan perubahan iklim. (*)
(Ali/Mrt)