Basuki juga mendorong dosen dan mahasiswa terlibat langsung dalam berbagai aktivitas di IKN. Ia menyebut kawasan ibu kota baru sebagai living laboratory, tempat sivitas akademika dapat memadukan teori dengan pengalaman lapangan sehingga lahir inovasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.
Kolaborasi antara Otorita IKN dan perguruan tinggi diharapkan terus diperkuat agar pembangunan ibu kota baru tidak hanya menghasilkan infrastruktur modern, tetapi juga melahirkan pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi Indonesia. (*)
(Key/Ade)