Inti berita:
• Lionel Messi mengumumkan pengunduran dirinya dari Timnas Argentina setelah 20 tahun bermain bersama al biceleste.
• Ia beralasan merasa waktunya telah tiba dan kesempatan perlu diberikan kepada generasi pemain berikutnya.
METROSELEBES.com, ARGENTINA - Suara stadion yang selama dua dekade menjadi bagian dari perjalanan Lionel Messi bersama Argentina kini seolah memasuki babak terakhir. Bintang Inter Miami itu mengumumkan keputusan untuk mengakhiri karier internasionalnya bersama Timnas Argentina setelah melalui perenungan panjang sejak laga final.
Keputusan tersebut disampaikan Messi melalui pernyataan yang diunggah di akun Instagram pribadinya. Ia mengakui, keputusan meninggalkan timnas bukan perkara mudah. “Ini adalah keputusan yang menyakitkan dan masih menyakitiku hingga ke lubuk hatiku, tetapi saya sadar bahwa waktunya telah tiba,” tulis Messi dalam pernyataannya.
Di balik keputusan itu, Messi menegaskan tidak ada penyesalan atas pengabdiannya kepada Argentina. Selama 20 tahun, ia mengaku selalu memberikan kemampuan terbaiknya, baik ketika tim meraih kesuksesan maupun saat menghadapi periode sulit. Baginya, mengenakan seragam Argentina merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk membuat masyarakat negaranya bangga.
Kini, Messi merasa perjalanan tersebut mulai mencapai penghujung. Ia menyebut masih banyak pemain muda berbakat yang pantas mendapat kesempatan untuk melanjutkan perjuangan bersama timnas. “Saya telah menguras segala yang saya miliki, dan saya tidak lagi memiliki lebih banyak untuk diberikan,” katanya.
Baca juga: Tiga Tahun Beruntun Juara MotoGP Aragon, Marc Marquez Kembali Pertahankan Takhta dari Kepungan Rival
Meski memilih mundur, kecintaan Messi terhadap Argentina tidak ikut berakhir. Ia mengatakan akan tetap mendukung dan membela timnas dari luar lapangan, termasuk ketika skuad berjuluk La Albiceleste itu melewati masa-masa sulit. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga, pelatih, rekan setim, serta para pejabat yang pernah menjadi bagian dari perjalanan panjangnya.
Catatan waktu dalam pernyataan Messi juga memberikan sisi lain dari keputusan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa tulisan itu sebenarnya sudah dibuat pada 21 Juli, dua hari setelah pertandingan final. Namun, setelah sesuatu terjadi pada ayahnya, Messi mengaku semakin yakin dengan keputusan untuk mengakhiri kiprahnya di tim nasional.
Kini, setelah 20 tahun mengenakan jersey Argentina, Messi memilih pergi dengan perasaan tenang dan bangga. Ia mengenang pencapaian bersama rekan-rekannya sebagai sesuatu yang pernah mereka impikan sejak lama. “Saya mencintai kalian! Terima kasih kepada Tuhan karena menjadikanku orang Argentina. Hidup Argentina!” tulisnya, menutup salah satu bab terpenting dalam perjalanan sepak bolanya. (*)
Artikel Terkait
Diduga Pemadaman Listrik di Tamalanrea Tanpa Pemberitahuan, Pelanggan Keluhkan Kinerja PLN Sulselrabar
DPRD Sulsel Dalami Penyertaan Modal Daerah, Energy Equity Epic Jadi Rujukan Pembahasan Ranperda
Jhon LBF Siap Ganti Rp3,5 Miliar Kerugian Kasus Ruben Onsu, Ingin Persoalan Berakhir Damai
Detik-Detik Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Polisi Ungkap Dugaan Kelebihan Beban
Diduga Tekanan Bisnis Menghantam Afiliasi Semen Tonasa, Tonasa Lines dan Topabiring Disebut Mulai Tertekan