Sementara dari jalur darat, sekitar 350 orang telah bergerak ke titik lokasi.
“Sekitar 350 (anggota) yang bergerak, secara estafet,” kata dia.
Dedi menyatakan, perjalanan darat menuju ke lokasi cukup sulit tapi akhirnya bisa sampai ke lokasi dengan membawa bantuan.
“(Anggota) dipimpin langsung Kapolres Kerinci dan Kapolres Merangin,” ujarnya.
Baca Juga: 4 Fakta Terbaru Karina Suwandi, Bintang Film Warkop DKI yang Tetap Cantik di Usia 50 Tahun
Belum Bisa Dievakuasi
Irjen Dedi juga mengatakan, tim SAR gabungan mengupayakan evakuasi bisa dilakukan lewat jalur udara karena lebih efektif.
Pasalnya, proses evakuasi melalui jalur darat lebih sulit dengan medan terjal perbukitan dan hutan lebat.
Akan tetapi, evakuasi melalui jalur udara itu belum bisa dilakukan karena terkendala cuaca di lokasi.
“Di lokasi juga berkabut dan ada petir,” ungkap dia.
Baca Juga: Innova Zenix Hybrid: Varian Toyota Ramah Lingkungan
Atas alasan itu pula, proses evakuasi Kapolda Jambi dan rombongan korban dihentikan untuk sementara.
Terpisah, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Mulya Prianto memastikan, Kapolda Jambi dan rombongan sudah mendapatkan penanganan medis darurat di lokasi.
“Tim Medis Dokkes Polda Jambi yang turut serta ikut di Heli Evakuasi saat ini sedang melakukan pertolongan pertama terhadap Kapolda Jambi dan korban lainnya,” ungkap Mulya.
Selain itu, sebanhyak 30 orang tim gabungan dari jalur udara dan darat saat ini menemani para korban.
Artikel Terkait
Mamah Muda Jambi Yunita Sari Anggraini Ngaku Korban Pemerkosaan, Baju Kena Sperma Jadi Barang Bukti
Mamah Muda Jambi Yunita Sari Anggraini Melapor Diperkosa 8 Anak, Gimana Mau Melawan Mak?
Helikopter Ditumpangi Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono Mendarat Darurat di Bukit Kerinci, Begini Kondisinya
Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono Patah Tangan, Begini Kronologis Helikopter Polri Jatuh di Hutan Kerinci
Helikopter Pertama Drop Logistik, yang Kedua Gagal Evakuasi Kapolda Jambi dan Korban Lainnya