“Di PSI, pencalonan bupati dan wakil bupati ditentukan oleh pengurus kabupaten, tanpa intervensi dari DPP," lanjut Rianto.
"Olehnya itu tentu satu kebanggaan bagi kami jika diberikan ruang untuk menentukan sendiri figur terbaik menurut kami dan berpotensi membangun daerah kita. Tentu catatannya adalah target satu Fraksi harus tercapai,” tegas Rianto.
Baca Juga: PSM dan PSS Menang, Juku Eja Kudeta Persib di Puncak Klasemen Liga 1
Menurut Rianto, PSI sangat baik sampai saat ini karena terus konsisten dan mempertahankan kreativitas menjadi partai terbuka tanpa intervensi para elit politik.
“Maka dari itu saya terus merayu Tuhan untuk mendapatkan kursi DPRD agar PSI Tana Toraja hadir untuk kerja,” katanya.
Diuraikan, konsep PSI dalam berjuang bersama yaitu tidak ada kader atau calon yang dirugikan karena ketika tidak terpilih akan diberikan kompensasi suara sesuai dengan raihannya.
Baca Juga: Heboh Pencabulan 17 Anak di Jambi, Orangtua Trauma, Larang Bocah Keluyuran
Begitu juga segala bentuk keputusan ada pada DPD masing-masing atau pimpinan daerah.
“Yang penting tidak melanggar DNA PSI, yaitu korupsi, intoleran, dan poligami,” tegasnya.
Untuk mewujudkan misi ini, PSI Tana Toraja mengangkat Paulus Paonganan menjadi Ketua Bappilu.
Baca Juga: Mamah Muda Jambi Yunita Sari Anggraini Paksa 2 Bocil Hubungan Intim, Dirangsang Film Dewasa
Pengalaman yang dimiliki Paulus, diharapkan bisa memilih caleg-caleg berkualitas sehingga target satu fraksi PSI di DPRD Tana Toraja pada Pemilu 2024 mendatang, bisa tercapai.***
Artikel Terkait
Keunikan Batik Sarita, Kain Bercerita Asal Toraja Sulawesi Selatan
Enam Rumah Tertimpa Longsor di Toraja, Warga: Ada Dentuman Keras Sebelum Kejadian
Kepala Sekolah Cabul di Toraja, Perkosa Siswinya Sendiri
Kepala Sekolah Cabul di Toraja Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara
Usai Perkosa Siswinya, Kepala Sekolah Cabul di Toraja Beritahu Ayah Korban