METROSELEBES.COM - Ratusan siswa SDN 133 Banalara, Desa Bawalipu Kecamatan Wotu, Luwu Timur, Sulawesi Selatan mengikuti kegiatan Market Day, Kamis (11/5/2023).
Dalam kegiatan Market Day yang diadakan di halaman sekolah SDN 133 Banalara ini, para siswa dilatih memasarkan produk untuk melatih jiwa wirausaha sejak dini.
Sebanyak tujuh stand menampilkan beragam produk olahan makanan, termasuk makanan tradisional Luwu Timur.
Baca Juga: 9 Fakta Unik SEA Games 2023: Mulai Kursi Plastik, Lampu Mobil, Bendera Terbalik hingga Tiket Gratis
Kepala SDN 133 Banalara, Rustam mengatakan kegiatan Market Day ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran kepada siswa dengan praktik langsung menjual atau memasarkan produk.
"Jadi setiap kelas punya stand. Mereka menjual beragam produk olahan makanan. Ada juga makanan tradisional Lutim, seperti Dange Rogga atau kripik sagu," kata Rustam, Kamis.
Kegiatan Market Day ini cukup menyita perhatian publik. Sehingga banyak warga sekitar yang datang dan belanja aneka produk olahan makanan.
Baca Juga: Rangkul Milenial, GMPI Sulsel Optimis Mampu Menangkan Ganjar di Pilpres 2024
Kepala Desa Bawalipu, Wahyuddin mengapresiasi kegiatan Market Day yang digagas pihak SDN 133 Banalara.
"Ini kegiatan yang sangat positif. Menarik melihat anak-anak usia SD memiliki kemauan dan keberanian untuk memasarkan produk olahan makanan," ujarnya.
Wahyuddin juga memuji konsep Market Day di sekolah ini karena mengangkat kearifan lokal dengan sejumlah olahan makanan tradisional yang dijual siswa.
Ketua Panitia Market Day SDN 133 Banalara, Rismasari mengatakan kearifan lokal jadi konsep kegiatan ini untuk mengenalkan budaya khas Wotu kepada para siswa.
Baca Juga: Anak Kompol Aniaya Mahasiswa Menguak Banyak Kasus Baru, Jabatan dan Harta Jadi Taruhan
"Kami guru pembimbing dan siswa mengenakan pakaian adat. Kemudian sejumlah produk yang dipasarkan juga makanan khas Wotu," tuturnya.
Artikel Terkait
Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja Rusuh, Ada Polisi Jadi Korban, 4 Mahasiswa Palopo Diamankan
25 Mahasiswa Palopo Diamankan, Buntut Ricuh Demo Tolak UU Cipta Kerja
HIKMA Dukung Produksi Film Rantemario, Angkat Budaya Enrekang
76 Persen Napi di Lapas Palopo Diusulkan Dapat Remisi, Lebih dari Setengahnya Kasus Narkoba
PT Vale Peduli, Bantu Korban Kebakaran di Kolaka