Pernyataan ini mendapat sorotan luas mengingat meningkatnya aksi unjuk rasa di beberapa daerah terkait isu ekonomi, kebijakan DPR, serta pengelolaan anggaran negara.
Berdasarkan catatan Lembaga Survei Indonesia (LSI), tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah masih berada di angka 67 persen per Agustus 2025, namun terdapat tren penurunan dibanding awal tahun yang sempat menyentuh 75 persen.
Presiden menutup pernyataannya dengan menyerukan semangat gotong royong sebagai warisan nenek moyang.
Baca Juga: Gaza Berdarah: 63.000 Jiwa Tewas, Fakta Baru Keluarga Abu Ubaida Ternyata Hoaks
“Mari kita bergotong royong menjaga lingkungan, keluarga, dan negara kita. Indonesia sudah berada di jalur kebangkitan, jangan sampai ternodai oleh perpecahan,” ujarnya.***