Artinya, peningkatan produksi jagung domestik menjadi kunci strategis untuk mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Sebelumnya, program serupa juga telah dilakukan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan, dan Lampung.
Ketiga wilayah tersebut menunjukkan hasil signifikan dalam peningkatan produktivitas jagung melalui integrasi pertanian modern dan sinergi lintas sektor.
Baca Juga: KUHAP Usang Ditinggalkan Zaman: DPR Desak Pembaruan demi Keadilan Berperikemanusiaan
Program tanam jagung serentak di Grobogan menjadi bukti nyata bahwa langkah kolaboratif antar-lembaga dan dukungan dari masyarakat petani dapat mengakselerasi cita-cita besar Indonesia menjadi lumbung pangan dunia.***